PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare akan melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), terkait data pemilih khususnya korban bencana alam yang mengungsi di Parepare.
Hingga saat ini, di Posko Peduli Bencana Parepare tercatat sekitar 1.794 jiwa pengungsi yang tersebar pada empat Kecamatan dan 22 Kelurahan yang ada di Parepare, yang diperkirakan akan menetap di Parepare. Sehingga, mempengaruhi data pemilih untuk Pileg dan Pilpres mendatang.
Ketua KPU Parepare, Nur Nahdiyah mengatakan, untuk melayani hak pilih para eksodus dari Palu, Sigi dan Donggala, tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi, tak hanya dengan KPU Sulteng namun juga KPU Pusat.
BACA JUGA:
KPU Parepare Tetapkan 305 DCT
KPU Parepare Sosialisasikan Aturan Kampanye Pemilu
Pengumuman KPU Parepare: DCT Anggota DPRD Parepare Pada Pemilu 2019
“Itu untuk mencegah pemilih ganda, dan supaya mereka tetap dapat menggunakan hak pilihnya, mengingat jumlah pengungsi juga terus bertambah pasca kejadian,” katanya, Selasa (16/10/2018).
Oleh karena itu, jelasnya, pihaknya akan melakukan pendataan bagi pengungsi yang memiliki hak pilih, meski saat ini belum diketahui berapa di antaranya yang masih memiliki identitas diri.
“Jadi, kami terlebih dahulu akan melakukan pengecekan e-KTP mereka di Disdukcapil. Karena, bisa saja ada pengungsi yang tidak berhasil menyelematkan dokumen administrasi kependudukannya,” terangnya.



