WATAMPONE, SULSELEKSPRES.COM – Open Turnamen Bulutangkis Toddupuli Cup yang digelar oleh Korem 141/Tp bakal berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 4-7 Januari bertempat di GOR Matana Tikka Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat. Jumat, (4/01/19) Malam.
Danrem 141/Tp Kolonel Inf. Suwarno mengatakan bahwa kegiatan yang di selenggarakan ini merupakan salah satu agenda kegiatan Korem yang bertujuan untuk meningkatkan pembinaan kemampuan dan prestasi olahraga.
“Sehingga prestasi olahraga bulutangkis dari waktu ke waktu semakin meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas serta sebagai alat pemersatu bagi masyarakat Kabupaten Bone dengan seluruh peserta yang mengikutinya,” kata Suwarno kepada sulselekspres.com di lokasi pertandingan
Menurut, Kolonel Inf. Suwarno menambahkan, maka dalam peningkatan prestasi tersebut maka Korem merasa perlu untuk mengintensifkan pembinaan di berbagai aspek terutama aspek mental disiplin sportivitas dan aspek kemampuan yang selama ini tentu sangat berpengaruh pada diri seorang atlet di setiap pelaksanaan pertandingan yang berskala lebih besar.
“Untuk itu pelaksanaan pertandingan bulutangkis yang diikuti oleh atlet atlet provinsi ini diharapkan dapat membantu upaya komando dalam mencari bibit dan kader atlet bulu tangkis untuk dipersiapkan dalam berbagai Even lokal maupun nasional,” tambahnya.
Kolonel Inf. Suwarno mengharapkan dengan adanya pertandingan ini para peserta hendaknya dapat memacu semangat berkompetisi sehat untuk memperoleh prestasi maksimal yang nantinya dapat menjadi kebanggaan baik pribadi maupun wilayah yang diwakilinya.
Sementara itu, Bupati Bone mewakili Sekda Andi Surya Darma mengungkapkan kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif dalam memajikan olahraga bulutangkis, khususnya pembinaan atlet muda di Kabupaten Bone dan Sul-Sel sekaligus sebagai ajang silaturahmi para atlet dan pecinta olahraga bulutangkis.
Mantan Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah sangat mengharapkan dengan adanya kegiatan ini akan melahirkan pemain-pemain muda yang tangguh dan profesional yang nantinya bisa berbicara ditingkat regional, nasional dan internasional.
“Kita tentu menginginkan olahraga bulutangkis di Sul-Sel khususnya, dan Indonesia pada umumnya bisa semakin digemari. Ini bisa terwujud dari turnamen-turnamen yang rutin dilakukan seperti apa yang dilaksanakan saat ini,” harapnya.
Diketahui, turnamen ini diikuti sebanyak 451 orang atlet se Indonesia Timur dan diantaranya merupakan pemain nasional dan mantan pemain dunia.



