MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Menjelang Pemilu 17 April, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan akan merekrut 1.320 relawan demokrasi di 24 Kabupaten/Kota se Sulsel.
Komisioner KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan mereka akan direkrut dari berbagai kalangan dan komunitas. Dengan jumlah masing-masing Kabupaten/Kota sebanyak 55 orang. Sehingga keseluruhan jumlah relawan di 24 kabupaten/kota sebanyak 1.320 relawan.
BACA: Alasan KPU Tolak Perubahan Visi-Misi Prabowo-Sandi
“Semua basis pemilih akan kita rekrut seperti pemilih muda, pemilih pemula, Pemilih perempuan, pemilih keagamaan, marjinal, dan disabilitas,” ujar Faisal Amir saat ditemui di KPU Sulsel, Senin 14 Januari 2019.
Ia menjelaskan ini merupakan program nasional untuk menggenjot jumlah partisipasi pemilih pada saat pencoblosan nanti. Sebab KPU telah menargetkan jumlah partisipasi pemilih diatas angka 77,5 persen.
BACA: Jokowi Perintah Kapolri Tindak Tegas Pelaku Pelemahan KPU
“Berarti kami juga di provinsi harus mencapai target itu, minimal untuk meningkatkan partisipasi pemilih salah satunya adalah memanfaatkan banyak media untuk melakukan sosialisasi salah satunya dengan cara merekrut relawan demokrasi,” tuturnya.
Ia menuturkan relawan demokrasi yang direkrut betul-betul mereka yang bisa menjaga integritas dan bukan dari kader parpol. Mereka juga akan diberikan insentif atau honor setiap bulan selama 3 bulan.
“Relawan demokrasi juga ini dijaga integritasnya tidak boleh dia dari partai politik atau dia pendukung salah satu peserta pemilu atau dia tim sukses. Soal insentif 750 ribu per bulan selama 3 bulan,” ungkapnya.



