24 C
Makassar
Thursday, February 12, 2026
HomeRagam3 Hari Bulan Madu Hingga Tak Bisa Berjalan

3 Hari Bulan Madu Hingga Tak Bisa Berjalan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Bulan madu paling membahagiakan bagi pasangan yang baru menikah. Namun, berbeda dengan Liviu Calafateanu dan Cristina justru tidak bisa berjalan usai melakukannya. Bukan karena aktivitas seksual yang berlebihan, hal ini justru disebabkan oleh infeksi bakteri

Awalnya, pria yang berasal dari Inggris ini berbulan madu di Mesir dengan istrinya. Sayangnya, baru tiga hari di sana mereka justru mengalami diare disertai dengan nyeri perut parah.

BACA: Puasa, 4 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Kurma dan Madu

Mereka menyepelekannya dan tetap meneruskan bulan madunya. Liviu justru mulai merasakan gejala kesehatan yang jauh lebih buruk. Ia kesulitan untuk berjalan. Sang istri, Cristina pun kemudian melarikannya ke rumah sakit. Saat itulah Liviu didiagnosis terkena gastroenteritis infeksius yang dipicu oleh infeksi bakteri shigella.

Dilansir DokterSehat.com, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut bakteri shigella sebagai bakteri yang bisa menyebabkan gejala seperti diare, kram perut, dan demam parah. Biasanya, gejala-gejala ini bisa sembuh dengan sendirinya setelah lima atau tujuh hari. Hanya saja, jika penderitanya sedang memiliki kadar sistem kekebalan tubuh yang rendah, maka mereka akan menderita lebih lama atau bahkan terkena dampak infeksi yang jauh lebih serius.

BACA: Pasangan Kekasih Tertangkap Kamera Bercinta Dalam Pesawat

Kasus infeksi dari bakteri sebagaimana yang dialami oleh Liviu cukup jarang terjadi. Hanya dua persen dari kasus infeksi bakteri shigella yang berujung pada arthritis infeksius. Gejala dari kondisi ini bisa berupa nyeri sendi, nyeri saat buang air kecil, hingga iritasi pada mata. Hanya saja, nyeri pada persendian ini bisa sangat parah sehingga membuat penderitanya kesulitan berjalan.

Menurut para ahli. Apa yang dialami oleh Liviu ini sebagai sejenis sindrom yang hanya menyerang mereka dengan kondisi gen tertentu. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa berlangsung hingga berbulan-bulan lamanya dan memicu arthritis kronis yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img