BONE,SULSELEKSPRES.COM – Ketua Pansus pembahasan RPJMD Kabupaten Bone, Rismono Sarlim membahas tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bone 2018 – 2023 bersama sejumlah media dan LSM di Centro Cafe Jl Bali, Selasa (19/2/2019) malam.
Rismono Sarlim mengatakan, bahwa hal ini dilakukan untuk menambah wawasan sebagai anggota DPRD Kabupaten Bone yang diamanahkan sebagai Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Bone.
BACA: Tokoh Pemuda Bone Harap AYP Lanjutkan Ketokohan Andi Ghalib
“RPJMD harus pro rakyat dan saya tahu kalau teman-teman wartawan dan LSM banyak mengetahui permasalahan yang ada di tengah masyarakat dan apa yang kita lakukan dapat menambah wawasan kita,” ujar Rismono.
Rismono pun menambahkan bahwa sesuai amanat Permendagri, maka RPJMD harus selesai dibahas pada tanggal 26 Februari 2019.
“Saya sangat mengapresiasi Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Bone, karena dalam kurun waktu 10 tahun, ini pertama kalinya ada Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Bone yang mengajak kita untuk membahas dan sharing terkait pembahasan RPJMD,” Andi Basri salah seorang jurnalis.
BACA: Pendaftar P3K Bone Hanya 1.182 Kuota Terpenuhi
Hal senada juga diungkapkan salah seorang NGO/LSM, Herman. Menurutnya, pembahasan RPJMD Kabupaten Bone 2018 – 2023 di Pansus DPRD Kabupaten Bone merupakan tolak ukur perencanaan Pemkab Bone lima tahun kedepan.
Herman mengakui kalau RPJMD Kabupaten Bone 2018 – 2023 ini jauh lebih bagus ketimbang lima tahun yang lalu, namun menyisakan sejumlah celah diantaranya strategi isu kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
Secara terpisah, salah seorang pengamat politik di Kabupaten Bone, Andi Muh Edy, mengatakan, pembahasan RPJMD Kabupaten Bone 2018 – 2023 yang dibahas Pansus DPRD Kabupaten Bone akan menjadi barometer DPRD Kabupaten Bone, khususnya Rismono Sarlim selaku ketua pansus.



