SULSELEKSPRES.COM – PSM Makassar tampaknya bebas dari sanksi oleh Komdis PSSI, terkait insiden pelemparan Bus Persija Jakarta di Stadion Mattoanging beberapa waktu lalu.
Bus tim berjulukan Macan Kemayoran itu ditimpuki sehingga mengakibatkan kaca bus pecah. Beberapa orang, termasuk dua pemain Macan Kemayoran, Marko Simic dan Ryuji Utomo luka-luka.
Namun, kejadian tersebut tidak dibahas pada rapat Komdis pada 31 Juli lalu. Padahal, Komdis merapatkan berbagai pelanggaran yang terjadi di Liga 1 dan 2 pada kurun waktu 20-29 Juli 2019.
Wakil Ketua Komdis, Umar Husin, mengatakan belum menerima laporan dari PSSI sehingga tidak berwenang menyidangkan dugaan pelanggaran yang terjadi pada leg kedua final Piala Indonesia.
“Belum terima. Kami belum terima. Kalau kami tidak terima apa-apa, apa yang mau disidang. Ingat, Komdis itu pasif posisinya. Tidak mencari-cari masalah,” ujar Umar Husin ketika dilansir dari Bola.com, Jumat (2/8/2018).
Umar Husin menambahkan alur sidang Komdis bersumber dari PSSI yang melaporkan adanya dugaan pelanggaran, baru pihaknya membahasnya dalam sidang. Umar Husin mengatakan terbuka kemungkinan dugaan pelanggaran pada pertandingan yang tertunda itu tidak disidang oleh Komdis.
“Tidak tahu. Menerima apa dulu. Saya belum terima. Pasti salah nanti. Jadi surat itu masuk ke federasi, federasi menilai apakah ini masuk ranah Komdis atau tidak. Alurnya begitu,” imbuh Umar Husin.
“Bisa jadi Komdis tidak akan menerima kalau dinilai tidak ada masalah. Yang menentukan masuk ke Komdis atau tidak kan bukan maunya kami,” tuturnya.
Muhammad Adlan



