BONE,SULSELEKSPRES.COM— Mantan Ketua DPP KNPI, Andi Yuslim Patawari (AYP) menanggapi adanya kerusuhan yang terjadi di Wamena, dimana kejadian tersebut mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari warga pendatang termasuk dari Sulsel sebagai bukti lemahnya antisipasi pemerintah yang tidak bisa mendeteksi potensi konflik tersebut dan meredamnya.
“Mengganti Kapolda membuktikan lemahnya antisipasi Pemerintah untuk menjaga keamanan dan itu hanya salah satu tindakan tapi itu bukan solusi jangka panjang, harus ada penegakan hukum yang tegas,” kata Andi Yuslim, kepada sulselekspres.comdalam keterangan rilisnya. Minggu (28/09/2019).
Olehnya itu, aktivis nasional ini menyarankan agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta dan persoalan ini menjadi Penyelidikan terhadap pelanggaran HAM agar menjadi perhatian dunia.
“Kita serahkan ke aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini jangan sampai menjadi konflik yang berkepanjangan. sebagai anak bangsa satu nusa satu bangsa sejatinya tidak hanya menjadi kata tapi juga menjadi fakta dalam hubungan sosial berbangsa yang saling menghargai di dalam perbedaan,” ungkap Putra Kelahiran Bone. (*)
Laporan: Yusnadi
.



