SULSELEKSPRES.COM – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengaku ingin
bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
La Nyalla merasa berhutang, jika belum bertemu Prabowo. Keinginan tersebut telah dia sampaikan kepada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat pelantikan pimpinan MPR, 3 Oktober lalu.
“Tinggal satu utang saya, saya ingin bertemu Pak Prabowo, mau minta maaf,” kata La Nyalla dilansir dari detikcom, Jumat (11/10/2019).
Ia mengaku pernah bersitegang dengan Prabowo terkait keinginannya mendapatkan rekomendasi menjadi calon Gubernur Jawa Timur.
Tapi Prabowo rupanya kurang berkenan. Akibatnya, Ketua Pemuda Pancasila Jawa Timur itu marah. Pada Januari 2018, dia menuding bahwa rekomendasi tak diberikan karena dirinya tak memberikan sejumlah uang yang disyaratkan.
“Iya, dulu saya memang pernah bikin ribut tapi itu emosional saja,” kata La Nyalla.
Berkat tak mendapatkan rekomendasi untuk ikut pemilihan gubernur, akhirnya lelaki kelahiran 10 Mei 1959 itu banting setir mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Dia meraih suara terbanyak kedua di Jawa Timur dengan jumlah 2,2 juta dukungan. Tak cuma itu, dia juga terpilih menjadi Ketua DPD 2019-2024.
“Semua itu sudah ada ketentuannya dari Allah. Ada takdirnya dan rezeki orang itu tak akan tertukar,” ujarnya.
Saat ditanya apa yang akan disampaikan kepada Prabowo selain meminta maaf, La Nyalla menyatakan pertemuannya kelak sebagai ajang pembuktian kepada Prabowo. “Saya ingin buktikan kepada Pak Prabowo bahwa saya bisa jadi orang tanpa harus melalui partai,” ujarnya.



