31 C
Makassar
Wednesday, March 25, 2026
HomeOlahragaDituding Tak Perawan, Atlet Senam SEA Games 2019 Dipulangkan

Dituding Tak Perawan, Atlet Senam SEA Games 2019 Dipulangkan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Berbagai media dihebohkan dengan kabar bahwa seorang atlet senam yang sebenarnya akan dikirim untuk ajang SEA Games 2019 Filipina yang dipulangkan karena dituding sudah tidak lagi perawan.

Sang atlet adalah Shalfa Avrila Siani. Gadis yang masih duduk di kelas 3 SMA dari Kediri, Jawa Timur ini adalah atlet senam lantai. Keluarga Shalfa terkejut saat sang atlet dipulangkan dengan tudingan tidak lagi perawan. Mereka bahkan sampai membawa Shalfa ke rumah sakit untuk membuktikannya. Hasilnya adalah tudingan ini tidak benar.

Ibu Shalfa, Ayu Kurniawati menyesalkan gagalnya sang buah hati mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2019 Filipina, apalagi dengan tudingan tidak perawan. Shalfa bahkan sampai syok dan terpukul mentalnya hingga tak lagi mau bersekolah.

“Sama pelatihnya dilempar begitu saja. Tidak ada surat atau pemberitahauan apapun. Alasannya, anak saya sering pulang malam lalu dituding sudah tidak lagi perawan,”ucap Ayu.

Shalfa sudah masuk ke Pelatnas selama tiga pekan sehingga harus berpisah dari keluarganya. Pihak keluarga pun meminta keadilan dengan melayangkan surat ke Kemenpora, Presiden Jokowi, dan berbagai pihak terkait. Mereka meminta Shalfa harus dikembalikan nama baik dan kepercayaan dirinya.

Sementara itu, Dikutip dari laman DokterSehat, PERSANI (Persatuan Senam Seluruh Indonesia) menanggapi kasus ini dengan menyebut kabar pemulangan Shalfa akibat tudingan sudah tidak lagi perawan tidaklah benar. Mereka menyebut Shalfa kalah bersaing dengan atlet lainnya sehingga diganti.

“Yang benar itu, kata Pelatih Shalfa di Jawa Timur, pak Indra, sang atlet indisipliner dan kurang fokus. Prestasinya menurun sehingga tidak lagi disertakan ke SEA Games 2019,” tulis Kemenpora.

Kemenpora menyebut di dalam Pelatnas memang ada promosi dan degradasi, sehingga memungkinan atlet yang dianggap kurang berkembang atau kurang berprestasi diganti dengan atlet lainnya.

Meskipun begitu, Kemenpora memastikan akan menyelidiki kasus ini lebih dalam. Jika memang benar ada tudingan sudah tidak lagi perawan, pelatih akan segera ditindak dengan tegas.

“Kalau memang benar pemulangan atlet karena ada dugaan masalah keperawanan yang diungkap pelatihnya, tentu akan kami tindak tegas. Hal ini sudah mengarah ke masalah privasi dan kehormatan seseorang,” lanjut pernyataan Kemenpora.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img