24 C
Makassar
Wednesday, February 11, 2026
HomeEdukasiProf Jas: Buta Huruf Itu Bukan Tidak Bisa Baca, Tapi Tidak Melek...

Prof Jas: Buta Huruf Itu Bukan Tidak Bisa Baca, Tapi Tidak Melek Teknologi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Jasruddin, mengatakan bahwa tolok ukur buta huruf untuk saat ini bukan tidak bisa membaca.

Masyarakat akan dikatakan buta huruf jika mereka tidak melek teknologi. Bahkan Jasruddin mengatakan, seorang profesor sekalipun akan tetap dikatakan buta huruf jika mereka tidak melek teknologi.

“Jadi buta huruf itu bukan karena tidak bisa baca. Tapi orang dikatakan buta huruf kalau dia tidak melek teknologi. Dia tidak bisa manfaatkan teknologi,” ujar Jasruddin.

Dengan begitu, diharapkan kepada semua masyarakat agar bisa melek teknologi. Terlebih lagi bagi kaum terpelajar seperti mahasiswa dosen.

Bahkan sudah menjadi kewajiban bagi kaum intelektual untuk memberikan bimbingan dan arahan agar masyarakat bisa melek teknologi.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Prof Jas tersebut mengatakan bahwa upaya penerapan E-Learning dalam dunia pendidikan bisa menjadi wahana untuk memaksimalkan pemberantasan buta huruf.

“Tujuan pokoknya ini, yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan pendidikan melalui teknologi. Ini juga menjadi langkah edukatif agar masyarakat bisa paham teknologi,” ujar Jasruddin.

Penulis : Widyawan Setiadi

spot_img

Headline

spot_img
spot_img