SULSELEKSPRES.COM – Pengamat politik Rocky Gerung ikut menanggapi ancaman Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) terhadap sahabatnya, Muhammad Said Didu.
Said Didu yang merupakan mantan Sekretaris Kementerian BUMN diancam Luhut atas pernyataan dalam salahsatu video yang diunggah di akun Youtubenya pada 27 Maret 2020. Video berjudul MSD: Luhut Hanya Pikirkan Uang, Uang, dan Uang.
Adapun Rocky Gerung mengaku kurang percaya kalau seorang Luhut punya waktu menonton langsung channel Said Didu tersebut. Dia menduga kalau Luhut kemungkinan hanya mendapat bisikan.
“Kan beliau sibuk koordinasi kebijakan, memastikan bahwa investasi tidak boleh menurun. Mungkin sekali ada orang iseng bisikin sesuatu pada juru bicara, juru bicara tiba-tiba punya ide menegur dan minta maaf. Saya kurang yakin pak LBP punya intensi yang sebegitu jauh memperkarakan Said Didu,” kata Rocky Gerung dalam tayangan Youtubenya, (4/4/2020).
Menurut dia, apa yang disampaikan Said Sidu merupak sebuah kritik biasa. Said Didu disebut mengkritik jabatan bukan pribadi seorang Luhut.
“Saya baca memang disebut uang uang uang. Tapi saya kira itu sindiran biasa saja, karena investasi memang soal uang,” katanya.
Rocky menganggap kalau LBP adalah pejabat publik sudah cukup lama, dan terbiasa dengan kritik. Dia menyebut kalau kemungkinan LBP hanya bercanda dibalik ancaman pelaporan terhadap Said Didu.
“LBP suka bercanda. Jadi juru bicara memakai diskresi berlebihan,” ujar dia.
Ancaman Luhut merupakan buntut dari pernyataan Said Didu yang menyatakan Luhut lebih mementingkan keuntungan pribadi saja tanpa memikirkan penanganan virus corona.
“Bila dalam dua kali 24 jam tidak minta maaf maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ujar Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, melalui keterangan tertulis, Jumat (3/4/2020).



