MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah pusat telah menetapkan kota Makassar sebagai zona merah penularan Covid-19, karena pertumbuhan penularan yang begitu pesat.
Hal ini ditanggapi serius oleh pemerintah kota, dengan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), setelah mendapat restu dari Menteri Kesehatan, Dokter Terawan Agus Putranto.
Pemberlakuan status PSBB ini akan dimulai pada tanggal (24/4/2020) mendatang. Akan tetapi hal ini akan diawali dengan masa uji coba mulai besok, Selasa (21/4/2020) hingga tanggal (23/4/2020).
Dalam rangka menjalankan arahan Pemerintah terhadap penyebaran Covid-19, maka Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, melakukan sterilisasi internal dan memutus rantai penyebaran virus dengan menutup sementara operasional hotel.
Upaya pencegahan yang dilakukan oleh Swiss-Belinn Panakkukang ini sebenarnya sudah berlangsung jauh-jauh hari, dimulai sejak tanggal (3/4/2020) kemarin, dan akan berlangsung sampai tanggal (31/5/2020) mendatang.
General Manager Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Erwin Triyuswanti, mengatakan bahwa keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas yang harus diperhatikan.
“Kami sangat prihatin atas situasi yang terjadi saat ini. Kami berharap agar situasi ini dapat segera membaik,” buka Erwin.
“Namun sebagai bentuk dari kepedulian kami, maka kami berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan kontaminasi virus corona, khususnya di hotel. Keamanan dan kenyamanan seluruh tamu menjadi prioritas utama kami, tegas Erwin.
Lebih lanjut Erwin berharap agar semua konsumen setia Swiss-Belinn Panakkukang, karyawan, dan seluruh masyarakat kota Makassar bisa terhindar dari virus ini. Kemudian bagi pasien, Erwin berharap agar mereka bisa segera pulih kembali.
“Swiss-Belinn Panakkukang Makassar berharap, kedepannya, baik tamu-tamu dan karyawan, tidak ada yang terindikasi virus Corona, dengan melakukan tindakan antisipasi awal.”
“Saat ini, karyawan Swiss-Belinn panakkukang Makassar bebas dari virus corona dan kami bekerja keras untuk mempertahankannya. Begitupun saat beroperasi kembali nanti, kami pastikan untuk tetap memantau situasi dan merespon sesuai dengan saran dari pemerintah,” tegas Erwin.



