MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pasca aksi demosntrasi depan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam wawancara bersama Kepala Humas UNM, Burhanuddin, mengatakan bahwa ia yakin yang membuat kerusuhan adalah oknun-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Sebenarnya bukan merusak karena melempar batu. Ada beberapa pecahan-pecahan kaca karena lemparan batu. Tadi pagi banyak batu tapi sudah disingkirkan. Seperti itu yang kita lihat. Jadi yang saya katakan disini bukan semata-mata mahasiswa yang masuk. Ada beberapa oknum, bukan mahasiswa UNM. Karena mahasiswa UNM itu pakai almamater. Dari laporan aparat juga hampir tidak ada mahasiswa UNM,” kata Kepala Humas UNM, Burhanuddin, Jumat (23/10/2020) ketika ditemui di Phinisi.
Burhanuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan koordinasi bersama pihak aparat keamanan.
“Tapi tetap berkoordinasi sama aparat. Kalau memang ada seperti apa yang harus kita lakukan. Mereka tiba-tiba. Mau lari kemana, sasarannya lari ke UNM. UNM lah jadi korban. Jadi ada beberapa orang yang berpakaian hitam menyerbu masuk. Yang aksi di depan itu kita tidak tahu. Kita mengamati mahasiswa kita, tidak ada. Karena kepepet disana tidak bisa lewat. Salah satu jalan bagaimana cara membuka jalan itu,” ungkapnya.
Menurutnya jika ada mahasiswa UNM yang tertangkap, pihak kampus akan melihat terlebih dahulu mengenai pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan.
“Yang saya dengar informasi ada 21 orang yang ditangkap. Tapi yang mau kita tahu apakah ada mahasiswa UNM. Kita pastikan dulu dari pihak aparat. Kalau memang ada mahasiswa UNM itu kita harus melihat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan,” tambahnya.



