SULSELEKSPRES.COM – Suhu politik terus memanas jelang perhelatan Pilpres, April mendatang.
Politisi Demokrat Andi Arief ingin membuat perhitungan terhadap kubu Calon Presiden Jokowi-Ma’ruf. Tak hanya melaporkan, dia juga ingin mengeruduk kediaman sejumlah orang di TKN Jokowi-Ma’ruf yang dianggap telah memfitnah dirinya.
BACA : Alasan PSI Beri Prabowo, Sandi dan Andi Arief Kebohongan Award
BACA: Kasar, Andi Arief Samakan Habib Bahar dan Ahok
BACA: Gaya Unik Sandiaga Uno Sindir Andi Arief yang Kritik Prabowo
“BESOK, saya akan laporkan ke bareskrim para pemfitnah: Arya Sinulinga anah buah Hari Tanoe, Hasto Sekjen PDIP, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI dan tim TKN.” kata Andi Arief dilansir Sulselekspres.com diakun media sosial Twitter pribadinya, Minggu (6/1/2019)
“SAYA akan geruduk juga dg baik2 rumah merreka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim.” tambahnya.
BESOK, saya akan laporkan ke bareskrim para pemfitnah: Arya Sinulinga anah buah Hari Tanoe, Hasto Sekjen PDIP, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI dan tim TKN.
SAYA akan geruduk juga dg baik2 rumah merreka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim.
— andi arief (@AndiArief__) January 6, 2019
Menurutnya, mereka yang telah memfitnah harus menerima perlakuan sama.
BACA: Andi Arief: Pelaku Perusakan Baliho Suruhan Budi Yoto, Adik Kandung Caleg PDIP
“KALAU saya bisa digerudug, perlakuan sama harus diterima para pemfitnah saya. ITU namanya keadilan. Saya sudah mencatat alamat seluruh rumah pemfitnah saya. SAYA mohon izin pak Polisi, Saya akan geruduk baik2 dan menyerahkan ke Polisi.” katanya.
Andi Arief kembali menegaskan dalam ciutan lain akan sikapnya. Para pemfitnahnya disebut harus tahu batas.
“Dalam kasus fitnah pada saya, Draw saja saya tidak mau. Semua harus tahu batas, batas marah dan batas kebaikan. Anda bisa marah, orang lain juga demikian.” kata dia.
(*)



