31 C
Makassar
Saturday, March 14, 2026
HomeParlemanAndi Hatta Angkat Bicara Terkait Pergantian Pj Walikota Makassar

Andi Hatta Angkat Bicara Terkait Pergantian Pj Walikota Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hatta Marakarma, turut angkat bicara terkait penggantian penjabat walikota Makassar.

Diketahui, hari ini, Jumat (26/6/2020) Yusran Jusuf resmi dicopot dari kursi jabatan Pj walikota Makassar dan digantikan oleh kepala Dinas PUPR Sulsel, Rudi Djamaluddin.

Penggantian Pj walikota Makassar tersebut dinilai terlalu dini, sebab masa pengabdian Yusran Jusuf hanya berlangsung selama 43 hari saja. Hal ini dinilai bakal memberikan dampak yang besar bagi pemerintahan kota Makassar.

“Mana ada pergantian Pj wali kota satu setengah bulan. Ini bukan rumah yang mau diganti warnanya, tinggal cat saja. Pemerintahan tidak bisa semudah itu, implikasinya sangat besar,” ujar Andi Hatta kepada Sulselekspres.com.

Lebih lanjut mantan Bupati Luwu Timur dua periode tersebut mengatakan kepemimpinan Pj walikota Makassar bakal kesulitan, sebab akan menghadapi dua masalah serius.

BACA; Gubernur Lantik Prof Rudy Djamaluddin sebagai Penjabat Wali Kota Makassar

“Ini dua masalah yang harus dihadapi penjabat, Covid-19 dan Pilkada. Jangan dipandang enteng ini masalah,” lanjutnya.

Andi Hatta juga berpendapat bahwa penggantian Pj walikota bukan jaminan bisa menyelesaikan persoalan Covid-19 di kota Makassar. Sebab penanganan Covid-19 tidak semudah menangani virus-virus ringan.

Sehingga Pj walikota yang baru bisa diibaratkan meraba ulang kondisi yang ada, harus beradaptasi, terlebih waktu yang tersisa cukup singkat.

“Ini seperti masuk hutan belantara lagi. Harus beradaptasi lagi, menyeseuaikan diri. Waktu tinggal enam bulan, bagaimana ceritanya,” jelas Andi Hatta.

“Ini Covid bukan seperti rabies anjing gila. Kalau rabies, kita lihat anjing bisa lari. Covid ini kan tidak kelihatan,” tutupnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img