Bahas RPJMD, Taufan Pawe: Industri Tanpa Cerobong Asap Harus Terwujud

Wali Kota Parepare HM. Taufan Pawe, saat memberikan sambutan/IST

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Wali Kota Parepare HM. Taufan Pawe, menghadiri dan membuka pembahasan bersama Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024, yang digelar Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Bappeda Parepare, di Hotel Kenari, Selasa (14/08/2018).

Taufan mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Kemendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang membutuhkan persiapan-persiapan dalam penyusunan RPJMD. Karena, kata dia, RPJMD merupakan naskah akademik yang menjadi acuan dan pedoman, arah pembangunan lima tahun ke depan.

“RPJMD merupakan saripati dari Wali Kota terpilih. Jadi, kami bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyatukan persepsi, dan mendiskusikan seperti apa rumusan yang tetap,” ungkapnya.

Taufan menjelaskan, visi misi yang dicanangkan pada saat Pilkada kemarin, yakni Mewujudkan Parepare Sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap, harus terwujud. Oleh karena itu, untuk mewujudkan visi misi tersebut, segalanya tertuang dalam RPJMD.

“Makanya, harus dipikirkan dari sekarang, karena Industri Tanpa Cerobong Asap akan mengandalkan pendidikan, kesehatan dan sektor jasa lainnya. Sehingga, seluruh OPD harus memberikan kontribusi, karena RPJMD sangat menentukan kesejahteraan masyarakat selama lima tahun ke depan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Kota Parepare, Zulkarnaen mengatakan, pembahasan tersebut bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran dari OPD, sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Masukan dan saran tersebut nantinya, kemudian akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh Kepala Bappeda maupun Kepala OPD,” tandasnya.