5. Mengatasi Nyeri Leher
Manfaat kerokan juga terbukti efektif untuk mengatasi sakit leher kronis. Ini telah teruji melalui penelitian yang dilansir Healthline, dengan meriset sebanyak 48 peserta penelitian yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok diberi terapi kerokan dan yang lainnya menggunakan bantal pemanas termal untuk mengobati sakit leher.
Setelah satu minggu penelitian, hasilnya menunjukan bahwa peserta yang mendapatkan terapi kerokan mengalami lebih sedikit rasa sakit dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapatkan terapi.
6. Mengatasi Pembengkakan Payudara
Pembengkakan payudara adalah kondisi yang dialami oleh kebanyakan ibu menyusui karena payudara dipenuhi dengan ASI. Pembengkakan biasanya terjadi pada minggu-minggu pertama menyusui atau jika ibu jauh dari bayinya karena alasan tertentu, seperti bekerja. Payudara bengkak menyakitkan, sehingga sulit bagi bayi untuk menyusu.
Masih menurut penelitian yang dilansir Healthline, terapi kerokan dapat mengurangi pembengkakan payudara. Awalnya ibu menyusui diberi terapi ini dari hari kedua setelah melahirkan sampai meninggalkan rumah sakit.
Tidak berhenti di situ, rumah sakit menindaklanjutinya di minggu-minggu setelah melahirkan dan menemukan bahwa banyak mengalami lebih sedikit pembengkakan, kepenuhan payudara, dan ketidaknyamanan. Tentu kondisi ini membuat ibu lebih mudah untuk menyusui bayinya.
7. Meredakan Migrain
Jika penggunaan obat-obatan yang dijual bebas tidak merespon sakit kepala sebela atau migrain, terapi kerokan dapat membantu meredakan.
Dalam satu penelitian, wanita berusia 72 tahun yang menderita sakit kepala kronis mendapatkan terapi ini selama 14 hari. Hasilnya, migrain yang diderita selama hidupnya membaik. Ini menunjukkan bahwa manfaat kerokan efektif untuk sakit kepala. Namun, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk memastikan khasiatnya.
8. Mengatasi Sindrom Perimenopause
Manfaat kerokan juga dapat mengurangi gejala perimenopause pada wanita. Perimenopause adalah waktu yang menunjukkan di mana tubuh sedang melakukan transisi alami mendekati menopause. Gejala perimenopause meliputi:
• Hot flashes
• Insomnia
• Menstruasi tidak teratur
• Nyeri otot
• Mudah berkeringat
• Mudah lelah
• Mudah gelisah
• Vagina kering
9. Meredakan Gejala Sindrom Tourette
Menurut sebuah penelitian, manfaat kerokan yang dikombinasikan dengan terapi lain mungkin dapat membantu mengurangi gejala sindrom Tourette. Sindrom Tourette adalah gangguan sistem saraf yang menyebabkan gerakan dan ucapan yang berulang.
Penelitian tersebut telah melibatkan pria berusia 33 tahun yang memiliki sindrom Tourette sejak usia 9 tahun. Pria ini telah menerima akupunktur, obat herbal, kerokan, dan mengubah gaya hidupnya. Setelah menjalani 35 kali perawatan dalam seminggu, gejalanya membaik sekitar 70 persen. Meskipun hasilnya bagus untuk meredakan penyakit tersebut, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
10. Mengatasi Hepatitis B
Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan hati, kerusakan hati, dan jaringan parut hati. Penelitian telah menunjukkan bahwa khasiat kerokan dapat mengurangi peradangan hati kronis.
Penelitian ini telah melibatkan pria yang memiliki enzim hati tinggi, yang merupakan indikator peradangan hati. Pria ini kemudian dikerok dan setelah 48 jam terapi, hasilnya menunjukan adanya penurunan enzim hati.
Maski memiliki kemampuan meningkatkan peradangan hati hingga mengurangi kemungkinan kerusakan hati, manfaat terapi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.



