24 C
Makassar
Wednesday, March 11, 2026
HomeNasionalBerkat Prestasinya, UIN Makassar Anugerahkan Honorir Causa Pada Wapres Jusuf Kalla

Berkat Prestasinya, UIN Makassar Anugerahkan Honorir Causa Pada Wapres Jusuf Kalla

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Di selang kunjungan kerjanya, Wapres RI, M. Jusuf Kalla dianugerahi gelar doktor kehormatan atau Honorir Causa (HC) oleh tim promotor Senat Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, bertempat di gedung auditorium kampus II UIN, Jalan HM Yasin Limpo, Samata Gowa, Kamis siang tadi (25/1/2018).

Menurut Rektor UINAM, Prof. Dr.Musafir Pababbari, M.Si bahwa Penganugerahan Honorir Causa dibidang Sosiologi Agama tersebut telah dipertimbangkan dari sisi akademis dan empiris oleh tim promotor.

BACA: Jusuf Kalla Usul Anggota DPR Bagusnya Pakai Kursi “Anti Ngantuk”

Dalam sambutannya Musafir menceritakan Pelantun puisi “ Ambonku, Ambon kita semua” ini telah menciptakan segudang prestasi. Salah satu diantaranya yakni sebagai mediator perdamaian konflik ambon ditahun 1999.

Selain itu, baginya penganugerahan kali ini terasa berbeda dan akan menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan sivitas akademika.

“UIN yang tahun ini memasuki usianya yang ke 53 akan menjadi universitas islam pertama di Indonesia yang akan menganugerahkan gelar doktor kehormatan yang ke sembilan kepada bapak H. M. Jusuf Kalla” ujar Prof. Dr.Musafir Pababbari, M.Si..

Di acara penganugerahan untuk dirinya, Jusuf Kalla memilih judul pada orasinya dengan tema “Penguatan Kajian Perdamaian (Peace Studies) dalam Perspektif Agama, Ekonomi dan Politik.”

Bagi dirinya, berbicara tentang perdamaian dan mengatasi konflik sehingga menciptakan rekonsiliasi adalah kesenangan tertentu. Lebih lanjut, JK banyak menuturkan tentang upayanya dalam menyelesaikan konflik seperti yang terjadi di Ambon, Poso, Aceh hingga myanmar.

Berdasarkan pengalamannya, JK mengakui dirinya dapat memberikan refleksi tentang bagaimana menciptakan perdamaian (crafting peace).

“Membangun perdamaian adalah ‘seni’ yang bersumber dari ketekunan, kegigihan dan keahlian” ujar Jusuf Kalla.

Selain itu, JK mengimbuhkan agama merupakan satu alat perdamaian bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga tidak dijadikan sebagai alat justifikasi untuk melakukan kekerasan.

“Semoga penganugerahan gelar Doktor HC kepada saya dalam bidang Sosiologi Agama, khususnya tentang perdamaian dalam perspektif agama, ekonomi dan politik dapat mendorong, meningkatkan usaha dalam menciptakan perdamaian dalam berbagai level kehidupan sejak dari lokal, nasional regional sampai internasional Iebih luas,” demikian orasi Jusuf Kalla.

Dalam acara penyerahan gelar HC tersebut, turut hadir Manteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Pangdam XIV Hasanuddin beserta Kapolda Sulsel, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Wakil Gubernur, serta sejumlah rektor perguruan tinggi yang tergabung dalam forum rektor Indonesia dan jajaran Dirjen Pendidikan Islam.

Penulis : Agus Mawan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img