MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Panitia Jerayawara Sukan Persahabatan (roadshow olahraga persahabatan) Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang Ke-10 lakukan kunjungan kerja ke Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (18/9/2018).
Didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman. Kedua pihak membicarakan persiapan para kontingen dari Sulsel, sekaligus meminta kepada Andi Sudirman untuk memimpin delegasi dari Sulsel nantinya.
BACA: Wagub Lepas Kapal Misi Kemanusiaan ke Lombok
“Delegasi datang membawa surat undangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Brunei Darussalam atas nama menteri dan atas perintah langsung Sultan Hassanal Bolkiah untuk mengundang Bapak Wakil Gubernur Sulsel untuk memimpin delegasi Sulsel,”sebut Jufri Rahman selaku Chairman BIMP-EAGA Sport Council Periode 2018-2020.
Untuk diketahui, BIMP-EAGA merupakan forum kerjasama yang dibentuk secara resmi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-1 di Davao City, Filipina pada tanggal 26 Maret 1994 silam. Kerjasama tersebut, kata Jufri bertujuan untuk meningkatkan kesejateraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan negara-negara yang tergabung dalam organisasi ini.
BACA: Tidak Digunakan, Wagub Sulsel Akan “Sulap” Rumah Dinas Pejabat Jadi Perpustakaan
Menurutnya, di forum tersebut Olahraga merupakan salah satu cluster yang paling aktif, karena lewat pertandingan olahraga persahabatan diharapkan mampu membangun kesepahaman dan saling pengertian diantara fokus area BIMP-EAGA.
Adapun olahraga yang dipertandingkan, diantaranya, sepak takraw, wushu, akuatik, karate, pencak silat dan boling padang (boling lapangan).
BACA: Gaji Bawahan Kerap Dipotong, Wagub Sulsel : Saya Tidak Mau Dengar Lagi
“Boling padang kita tidak ikut, biasanya itu untuk negara-negara persemakmuran,” jelasnya.
Menurut Jufri yang telah memimpin BIMP-EAGA tiga periode. Wilayah Indonesia yang menjadi anggota BIMP-EAGA adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
“Semua cabang olahraga bela dirinya yang dipertandingkan, tidak mempertandingkan kategori bersifat fisik, tetapi lebih kepada seni. Karena sifatnya silaturahmi,” imbuhnya.
Sementara itu, atas kedatangan panitia BIMP-EAGA, Andi Sudirman mengatakan, olahraga yang dipertandingkan lebih mengedepankan silaturahmi, dibanding persaingan.
“Jadi ini adalah olahraga persahabatan dan lebih mengedepankan silaturahmi,”ujarnya.
Selain itu, kedua pihak menurut Andi Sudirman juga membahas terkait komoditas ekspor-impor negara-negara pihak, salah satunya komoditi beras dar Kamboja dan Thailand.
“Tadi juga tentang kerjasama perdagangan, mereka sering mengimpor beras dari Kamboja dan Thailand. Sedangkan kita ini surplus beras di Sulsel, tetapi tadi (pembahasan) lebih banyak olahraga.” kata Sudirman Sulaiman.



