PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare meminta peran aktif dan partisipasi pihak Kelurahan, untuk memacu pendapatan daerah yang bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal tersebut, diungkapkan Kepala Bidang Pendapatan BKD Parepare, Prasetyo Catur Kristianto.
Dia menjelaskan, target pendapatan untuk PBB tahun ini sebesar Rp4,75 milliar, sementara realisasi per 7 Agustus hari ini baru mencapai Rp2,23 milliar atau 47,08%, dan sisa target sebesar Rp2,51 milliar atau 52,92%.
Bahkan, kata dia, saat ini beberapa Kelurahan yang dari segi realisasi rendah di antaranya, Lapadde, Watang Soreang, Ujung Baru, Bukit Indah dan Tiro Sompe, yang masih di bawah 40%.
Dia membeberkan, hal tersebut kemungkinan dipicu oleh beberapa faktor di antaranya, momen Pilkada yang digelar serentak belum lama ini, yang berdampak kepada berbagai hal. Hanya saja, katanya, pasca Pilkada diharapkan kinerja kembali dipacu. Apalagi, jelasnya, PBB terbagi di 22 Kelurahan yang mengelola.
“Kami sudah keliling di Kecamatan Bacukiki, dan dilanjut dengan Kecamatan lainnya untuk jemput bola. Jadi, terlebih dahulu kami surati Kelurahan untuk mengumumkan di Masjid,” terangnya.
Dia mengungkapkan, pihaknya mengharapkan peran serta semua Lurah untuk meningkatkan upaya lebih keras lagi kepada kolektor, agar lebih memacu kinerja dalam hal ini penagihan. Selain itu, katanya, diharapkan pula kesadaran dan dukungan masyarakat untuk segera melakukan pembayaran.
“Karena bukan September sudah jatuh tempo. Kita berkeinginan, tetap dapat mencapai target sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, adapun beberapa Kelurahan yang tidak capai target pada tahun 2017 lalu di antaranya, Ujung Sabbang, Lakessi, dan Bukit Indah.






