MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) secara nasional akan membagikan 15 ribu nasi ikan setiap hari selama bulan Ramadan tahun ini.
Nasi bungkus yang berisi ikan dan lauk pauk lainnya tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan “Nasi Ikan” ini diinisiasi langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, sebagai wujud solidaritas sesama manusia di tengah pandemi corona.
Selain untuk meningkatkan kepekaan sosial, gerakan ini juga untuk mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein kepada masyarakat Indonesia. Kegiatan ini tidak menggunakan anggaran negara, melainkan hasil patungan para pegawai di lingkungan KKP baik pusat maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di 150 titik di Indonesia.
Gerakan ini akan melibatkan para pedagang kecil, yaitu penjual makanan untuk produksinya, serta akan dibagikan oleh para pegawai KKP dan relawan yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
Sejalan dengan hal tersebut, mulai tanggal (30/4/2020) kemarin, BKIPM kota Makassar sebagai perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Sulawesi Selatan, telah mulai melakukan pembagian nasi ikan dengan sasaran warga yang terdampak covid-19.
Paket makanan tersebut dibagikan kepada warga yang membutuhkan, seperti ojek online, pekerja informal, tukang becak dan masyarakat biasa. Setiap hari sebanyak 100 bungkus nasi ikan akan dibagikan selama dua puluh hari ke depan.
Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadidjah, menyatakan bukan hanya gerakan nasi ikan saja yang dilaksanakan oleh KKP, tetapi nanti adanya bantuan ikan kepada tenaga medis, nelayan, dan masyarakat yang terdampak pandemi.
“Kami akan melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Mutu dan Karantina yang salah satu kegiatannya adalah pemberian bantuan ikan. Diharapkan melalui konsumsi ikan, masyarakat dapat memperkuat imunitas tubuh,” ungkasnya.



