25 C
Makassar
Friday, March 27, 2026
HomeEkbisBPS: Penurunan Ekspor Sulsel Semakin Besar

BPS: Penurunan Ekspor Sulsel Semakin Besar

PenulisSelfi
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel), Yos Rusdiansyah, menyampaikan bahwa tingkat ekspor Sulsel penurunannya semakin besar.

“Kalau kita lihat dari tahun ke tahun penurunannya semakin besar 10,76 persen. Nilai yang terjadi pada oktober 2020 tadi disampaikan 119,14 juta sementara Agustus US$ 120,64 juta. Sementara Oktober 2019 US$ 133,51 juta,” kata Yos Rusdiansyah, dalam konferensi pers BPS Sulsel secara virtual, Selasa (1/12/2020).

Nilai ekspor pada Oktober 2020 mencapai US$ 119,14 juta. Hal ini berarti turun 1,19 persen dibandingkan dengan September 2020.

Perkembangan ekspor selama satu tahun 2020 bisa dilihat terjadi penurunan. Posisi masih di bawah 2019. Meskipun pernah beberapa bulan di atas 2019. Misalkan di bulan Juli dan di bulan Agustus 2020, ekspor nya lebih besar dari tahun lalu.

Yos berharap disisa bulan November dan Desember ekspor Sulsel semakin membaik lagi.

Adapun lima negara tujuan ekspor terbesar Sulsel meliputi, Jepang seperti biasa masih belum berubah karena ada nikel yang dikirim ke Jepang kemudian Tiongkok, Vietnam, Taiwan, dan Korea Selatan.

“Sementara komoditas unggulan terbesar adalah nikel, kemudian rumput laut yang kedua, kemudian garam, belerang, kemudian udang, ikan, kemudian besi baja,” ujarnya.

Sementara itu, nilai impor Sulsel pada Oktober 2020 US$ 62,78 juta atau menurun 19,58 persen dibanding September 2020. Dibandingkan Y on Y masih lebih rendah sebesar 43,47 persen.

“Perkembangan selama tahun 2020 terlihat impor memang posisinya berada pada di bawah tahun lalu 2019. Dan dalam beberapa bulan terakhir impor Sulawesi Selatan lebih rendah dibandigkan dengan impor 2019,” tambahnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img