28 C
Makassar
Wednesday, April 1, 2026
HomeDaerahBupati Bone Apresiasi Kreativitas 10 Finalis Ajang Festival Inovasi

Bupati Bone Apresiasi Kreativitas 10 Finalis Ajang Festival Inovasi

- Advertisement -

BONE,SUlSELEKSPRES.COM – Sebanyak 10 finalis yang berhasil lolos pada kegiatan ”Bone Festival Inovasi 2019″ usai melakukan pameran dan presentasi nominator Top 10 kategori inovasi pelayanan publik dan produk inovasi kewirausahaan di Hotel Novena, Selasa, (13/08) kemarin.

Festival Inovasi melibatkan inovasi dari seluruh OPD. termasuk juga dari masyarakat.

Informasi dihimpun sulselekpres.com kesepuluh finalis yang dimaksud terdiri atas dua kategori diantaranya kategori Iovasi Pelayanan Publik meliputi kandang sapi selingkungan dari Dinas Peternakan, tudang sipulung anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, antrian pendaftaran pasien online dari RSUD Tenriawaru, Deng Siba (Desa Siaga Bencana Peduli Difabel) dari BPBD, Selangit (Senam Aktif Lahiran Selamat) dari UPT PKM Palakka, ayo cegah stunting dengan berdoa dari UPT PKM Barebbo, gebrak siar dari UPT PKM Watampone, lesung haji makka UPT PKM Kahu, aplikasi upoji Sibulue dari UPT PKM Sibulue, dan gemar intan (Gerakan Masyarakat Peduli Indota Anakta) dari UPT PKM Ajangale.

Sementara untuk kategori Inovasi Kewirausahaan meliputi pompa hidram (Tanpa Listrik dan Tanpa BBM), hasanah “Rice Bran Coffee” (Kopi Bekatul), penyulingan sampah (Mengolah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak), kayu seppang sebagai Air Minum dalam kemasan Teh Herbal, peti kemas (Pengembangan Teknologi Mesin Tetas), BOB Efendi (Pemanfaatan Telur Pecah), “The dor” pemanfaatan daun kelor sebagai Teh Herbal  Limdos (Pupuk Organik Cair Limbah Domestik), sekam padi, dan Dafo Multifungsi.

Bupati Bone Dr.H.A.Fahsar M.Padjalangi mengapresiasi Balitbang Kabupaten Bone serta masyarakat yang berperan serta dalam kegiatan tersebut.

”Saya bangga terhadap kreativitas kesepuluh finalis, Anda tercatat sebagai Top 10 Bone dalam bidang inovasi, karena itu jangan pernah berhenti berinovasi untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan inovasi seperti ini dapat membuka cakrawala daya pikir serta menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat Bone sehingga mampu bersaing utamanya menghadapi tantangan kehidupan global” kata Bupati Bone dua periode ini.

A.Fahsar mengharapkan bahwa kegiatan  seperti ini bagaimana memunculkan inovasi kearifan lokal, karena menurutnya teknologi itu tidak hanya lahir dari kalangan teknorat arus atas, akan tetapi bisa lahir dari arus bawah, yakni masyarakat yang ada di pedesaan.

”Jadi ini tantangan bagi seluruh masyarakat Bone, dipersilakan menciptakan teknologi berbasis kearifan lokal” harapnya.

Terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Daerah Kabupaten Bone A. Ansar Amal menjelaskan festival inovasi daerah dimaksudkan untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi kewirausahaan yang berdaya saing.

“Tujuannya untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat Bone baik secara perorangan ataupun kelompok yang mampu menghasilkan produk inovasi dalam bidang kewirausahaan yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,”jelasnya.

Lanjut, A.Ansar penilaian inovasi tersebut melalui tiga tahap penilaian, yaitu Tahap Desk Evaluation, Tahap Presentasi, dan Tahap Pameran.

“Kesepuluh finalis tersebut berdasarkan hasil penilaian masing-masing profil inovasi tahap Desk Evaluation oleh tim juri yang diumumkan beberapa hari lalu”tambah A.Ansar. (*)

Laporan: Yusnadi

spot_img

Headline

spot_img
spot_img