MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dewan penasihat salah satu relawaNA, HM Busrah Abdullah, menyatakan keberatan dengan penggunaan nama gabungan tim relawanNA di momentum Pilwali Makassar 2020.
Hal ini ia lakukan untuk untuk mengantisipasi klaim kelompok tertentu terkait arah dukungan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, di momentum Pilwali Makassar 2020 ini.
“Jadi saya sangat keberatan dengan adanya tim yang pakai gabungan nama RelawaNA di Pilwali Makassar 2020 ini. Ini untuk menjaga nama baik pak Gubernur,” ujar Busrah kepada awak media, Senin (7/9/2020) malam.
“Jangan sampai ada klaim arah dukungan pak NA. Padahal dia itu netral dan memang harus netral,” lanjutnya.
Lebih jauh Busrah mengatakan, selain untuk menjaga nama baik dan klaim arah dukungan Nurdin Abdullah, ia juga menilai tim gabungan relawan NA sampai hari ini belum dibubarkan.
Dengan begitu Busrah menegaskan, tidak ada relawan NA yang mendukung paslon tertentu di Pilwali Makassar 2020 dengan membawa nama kelompok gabungan relawaNA. Sehingga, semua arah dukungan hanya bersifat perseorangan.
“Jadi tidak ada relawan yang membawa nama gabungan relawaNA. Kalau ada yang mendukung paslon di Pilwali ini, pasti cuma nama pribadi,” jelas Busrah.
Lebih jauh dewan penasihat relawan Celebes NA tersebut memberikan apresiasi kepada putra Gubernur Sulsel, Fauzi Nurdin, yang mendukung DILAN atas nama pribadi dan partai, bukan atas nama NA.
“Saya apresiasi itu Fauzi. Dia mendukung salah satu paslon atas nama pribadi. Dia tidak bawa nama pak NA. Jadi Fauzi itu karena perintah partai, bukan membawa arah dukungan pak Gubernur,” terang Busrah.



