SULSELEKSPRES.COM – Kasus Covid-19 di Sulsel terus mereda. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diminta dibuka secara total tanpa ada pembatasan lagi.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo. Dia menyebut kalau sejauh ini tidak ada ditemukan klaster Covid dari proses PTM.
“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada laporan mengenai klaster baru di sekolah. Ini artinya sudah normal kembali,” kata Rudi.
Di mengklaim kalau semua orang tua siswa juga menginginkan sekolah kembali dibuka secara normal.
Rudi berharap pemerintah mengkaji untuk memberlakukan pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP/MTS dan SD secara keseluruhan dibuka, tanpa ada lagi pengecualian.
“Kita tau kondisi sudah normal, jadi kami meminta semua sekolah dibuka kembali, tanpa pengecualian. Yang terpenting protokol kesehatan tetap dipatuhi. Kami berharap tak ada lagi uji coba, atau ada sekolah buka dan ada tidak. Tapi semua serentak lakukan PTM,” katanya.
Dia menambahkan, beberapa bulan terakhir. Data satgas Covid-19 di Makassar mencacat tak ada kenaikan atau pasien baru Covid. Bahkan RS milik Pemkot tak lagi menampung pasien Covid.
“Dari data ini, maka kita pastikan Covid mulai redah. Jadi sekolah tetap jalan dengan proses belajar mengajar. Jangan ada pembelajaran virtual lagi,” tambahnya.
Update data terbaru mencatat kalau kasus Covid-19 di Sulsel pada Sabtu, 20 September hanya 5 kasus. Angka ini sudah jauh menurun dibanding beberapa bulan lalu.
Dihari yang sama secara nasional mencatat ada penambahan 393 kasus baru. DKI Jakarta menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan 114 kasus, disusul Jawa Tengah 55 kasus, dan Jawa Barat dengan total 43 kasus.
(yusdin)



