SULSELEKSPRES.COM – Riccardo Montolivo secara resmi meninggalkan AC Milan, setelah tujuh musim berseragam I Rossoneri. Kepergian Montolivo ini menyisakan kisah haru atas totalitas dan dedikasinya kepada tim.
Montolivo mengatakan dia meninggalkan AC Milan sebagai orang yang terluka setelah tidak pernah dimainkan satu mrnitpun pada musim 2018/2019.
Pemain berusia 34 tahun tersebut dibekukan oleh pelatih yang tidak lain adalah seniornya di Milan, Gennaro Gattuso, sepanjang musim 2018/2019. Akhirnya sang kapten hengkang dari San Siro karena kontraknya berakhir di bulan Juni ini.
“Tujuh musim dengan jersey mulia ini. Empat tahun dengan ban kapten,” tulis Montolivo dalam akun resmi Instagramnya.
“Kemudian, mereka mengambil ban kapten dan saya tidak berkata apa-apa. Saya tidak mendapat satu menit di lapangan dan saya tidak berkata apa-apa.”
“Saya tidak mendapat kesempatan mengucap selamat tinggal di stadion dan saya tidak mengatakan apa-apa. Semua nafas yang saya simpan, saya gunakan sekarang untuk berteriak ‘terima kasih’ kepada fans Rossoneri.”
“Terima kasih dari kapten dan pria yang terluka, tetapi seseorang yang tetap menegakkan kepala, sadar bahwa mereka selalu mengemban tugas profesional mereka di setiap area.”
“Luka akan sembuh, cinta untuk jersey ini selamanya tetap bertahan. Forza Milan.”
Montolivo bergabung dengan Rossoneri dari Fiorentina melalui transfer gratis setelah Euro 2012. Ia mengakhiri karirnya di San Siro setelah 158 pertandingan, 10 gol, 15 assist dan satu trofi Piala Super Italia.
Hal ini terbilang cukup mengharukan, sebab Montolivo sempat meraih kejayaan bersama Milan. Montolivo pernah menyandang status kapten di AC Milan, sebelum akhirnya beralih kepada Leonardo Bonucci dan dilanjutkan oleh Alessio Romagnoli.
Bahkan Montolivo sempat bersinar bersama tim nasional italia sebagai kapten kedua, setelah Gianluigi Buffon. Sayangnya karir sang pemain harus berakhir dengan tidak menyenangkan.



