27 C
Makassar
Saturday, April 11, 2026
HomePolitikDanny-Fatma Masih Butuh Satu Nama untuk Tim Transisi

Danny-Fatma Masih Butuh Satu Nama untuk Tim Transisi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi, tengah membentuk tim transisi.

Rencananya, tim yang bakal bekerja untuk mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, termasuk penjabat (Pj) Walikota Makassar saat ini, Rudy Djamaluddin.

Selain itu, tim ini juga nantinya bakal menjadi perumus langkah-langkah kongkrit yang sesuai dengan visi-misi dan program strategis Danny-Fatma.

Tim transisi sendiri kabarnya membutuhkan lima personel dari berbagai latar belakang. Sejauh ini, Danny-Fatma sudah mengantongi dan menetapkan empat nama.

Empat nama dimaksud adalah mantan Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Yusran Yusuf, Guru Besar Tata Negara Unhas Prof Aminuddin Ilmar, tokoh koalisi keumatan Ustadz Iqbal Djalil, dan ahli tata ruang Dr. Naidah Naing.

Dengan begitu, masih menyisakan satu slot nama, yang rencananya akan diambil dari tokoh berlatar belakang kepakaran di bidang pendidikan.

Menurut Danny, sebelum pelantikan tim transisi akan berdiskusi membedah visi-misi dan program strategis paslon Danny-Fatma, lalu merumuskan dan mentransformasikannya ke SKPD terkait.

“Misalnya revolusi pendidikan, semua harus sekolah. Leadernya Diknas, tim ini yang menentukan, kapasitasnya seperti apa, kepala dinas, kriteria bidangnya seperti apa, setelah pelantikan tim mengevaluasi semua SKPD, tuntutan dan proses lelangnya,” ujar Danny, Selasa (26/1/2021).

Setelah pelantikan, tim transisi akan berubah menjadi tim holding pentahelix, yang bertugas melakukan pendampingan semua program strategis.

Setiap program nantinya, tim pentahelix akan bermitra dengan kampus-kampus di Makassar, sesuai bidang kepakaran masing-masing. Misalnya di bidang pendidikan, melibatkan pakar dari Universitas Negeri Makassar, atau di bidang kesehatan melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Saat menjabat kembali sebagai wali kota, Danny juga akan melakukan penyesuaian dengan para SKPD di jajaran Pemkot Makassar, dengan meminta pertimbangan tim transisi.

“Visi misi saya percepatan pemerintahan yang smart, sombere, dan bersih dari indikasi korupsi. Kalau ada yang merasa kotor dan mau lari, silakan daripada kena sapu. Semuanya berdasarkan obyektifitas, berlatar belakang kemampuan dan pengalaman,” tutup Danny.

Sementara target penyelesaia struktur tim transisi sendiri, menurur keterangan juru bicara Danny-Fatma, Indira Mulyasari Paramastuti, bakal diselesaikan secepat mungkin.

“Nama-namanya belum cukup. Belum ada target tanggalnya kapan terbentuk, yang pasti secepatnya. Karrna memang kami harus memilih orang-orang yang berkompeten dan tepat,” tegas Indira.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img