MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meminta masyarakat Kota Makassar agar tidak terprovokasi dengan adanya aksi teror yang terjadi di Selandia Baru, dan meminta tetap menjaga kerukunan antar sesama.
“Kata teror adalah menyebar kebencian dan rasa takut sama orang. Kalau kita memposting (menyebar videonya) tentunya kita secara emosional akan terpancing dengan itu. Justru itulah keinginan mereka,” katanya.
Kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, Danny berharap agar tidak terpancing dengan provokasi dan isu-isu yang bisa merusak kerukunan. Menurutnya, Makassar bahagian daripada tempat di mana kerukunan tumbuh dengan sangat baik, serta kota yang penuh sejarah tentang kerukunan.
“Dan sekali lagi jangan kita terpancing dengan isu apa pun. Jaga kerukunan insya Allah dengan kejadian ini justru menambah kekompakan kita semua, kekompakan umat Islam dan seluruh umat beragama dan kekompakan kita sebagai bangsa Indonesia. Insya Allah kejadian ini memberi pelajaran berarti bagi dunia, Islam, dan bagi kita semua,” katanya.
Dia juga menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan masyarakat kota Makassar. Dia mengajak agar arwah umat islam yang menjadi korban kekejian teror tersebut senantiasa didoakan.
“Innalillahi wa innailaihi rajiun. Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat kota Makassar merasa sangat sedih dan insya Allah semua yang berpulang ke rahmatullah di dalam mesjid pada hari jumat adalah syahid dan kami senantiasa berdoa untuk mereka semua,” katanya.
Penulis: M. Syawal



