MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Rencana Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) tentang pemberlakuan tilang kamera mendapat respon baik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Wali kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto sangat mengapresiasi inovasi Kapolda Sulawesi Selatan ini dan siap memberi support maksimal. Bahkan, Danny, mengatakan bahwa konsep smart city yang menjadi unggulan Kota Makassar akan membantu atau bersinergi dengan program tilang elektronik milik Polda Sulsel.
“Awal kami membangun smart city Makassar yang pertama adalah keamanan, yang kedua adalah ketertiban. Jadi memang kami membuat ini semua untuk bagaimana bisa mensupport maksimal kinerja kepolisian untuk membuat kota ini lebih tertib,” katanya, saat launching tilang kamera, di Kantor Polrestabes Makassar, Rabu (26/12/2018).
BACA: Tilang Elektronik Akan Diuji Coba di Makassar
Danny Pomanto mengatakan bahwa dengan adanya tilang kamre tersebut diharapkan akan menimbulkan kesadaran kedisiplinan masyarakat yang akhirnya meninbulkan ketertiban dan mengurangi kemacetan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
“Dengan adanya tilang kamera ini, saya kira adalah sebuah terobosan memanfaatkan teknologi yang kemudian, tentunya ini akan menimbulkan kesadaran kedisiplinan masyarakat yang akhirnya mereduksi kemacetan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, tilang kamera juga akan dijadikan sebagai alat untuk mengurangi tindak kriminalitas yang ada di Kota Makassar. Dengan, support dari Pemerintah Kota Makassar yang akan menghadirkan Facing Analytic.
BACA: Operasi Zebra, Total Tilang di Toraja 384 Ranmor
“Jadi tidak hanya zoom plat nomor kendaraan, tapi muka pengendara pun akan dizoom,” katanya.
Danny menyebut ada aplikasi yang bisa melakukan hal tersebut. Pemkot sendiri telah memiliki big data. Sehingga begitu muka dizoom, aplikasi langsung menganalisa dan akan ketahuan nama dan alamat tempat tinggal bersangkutan.
“Walau sekarang baru 15 (kamera) saya akan fokuskan anggaran kamera saya untuk membantu kepolisian khusus untuk ini. Karena tilang kamera ini memberi dampak banyak hal,” jelasnya.



