26 C
Makassar
Tuesday, March 24, 2026
HomePolitikDari PSM Untuk Makassar

Dari PSM Untuk Makassar

- Advertisement -

 

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Nama bakal calon walikota Makassar, Munafri Arifuddin, memang sudah dikenal luas oleh masyarakat Makassar. Jauh sebelum maju di Pilwali Makassar 2018, nama Munafri sudah melekat dengan PSM Makassar.

Munafri kemudian memutuskan bertarung kembali di perhelatan Pilwali Makassar 2020 ini, didampingi dengan mantan birokrat senior kota Makassar, Abdul Rahman Bando.

Prestasi Munafri Arifuddin di kancah sepakbola bersama PSM Makassar sudah terbukti. Ia berhasil memulangkan trofi juara setelah 19 tahun menunggu, lewat jawara Piala Indonesia 2019.

Secara diam-diam, loyalis dan pecinta PSM Makassar membentuk tim pemenangan. Mereka mengusung nama “Tim 12”, yang dikomandoi oleh politisi muda PPP, Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ).

Tim 12 sendiri lahir dari latar belakang mereka sebagai Supporter. Supporter sendiri memang identik dengan pemain ke-12, di dalam dunia sepakbola. Sebab itulah kelompok pemenangan ini diberi nama Tim 12.

Menurut keterangan RTQ, Tim 12 ini dibentuk untuk merangkul semua pecinta sepakbola, khususnya PSM Makassar. Terget utamanya adalah memenangkan pasangan Appi-Rahman di 15 kecamatan yang ada di kota Makassar.

“Sasaran kita adalah pecinta bola, khususnya PSM Makassar. Target kita jelas, bisa memenangkan Appi-Rahman di setiap kecamatan,” jelas RTQ kepada awak media di warkop 116, jalan Barukang Raya nomor 16, kota Makassar, Senin (24/8/2020) malam.

Selain RTQ, sejumlah tokoh pecinta PSM seperti Sadatika Sukma (Sadat), Nugraha Uki (Daeng Uki), Agung, hingga eks pemain PSM Makassar, Baharuddin Mangkualam (Coach Bahar) turut ambil bagian dalam Tim 12.

Memang tim ini dibentuk bukan hanya untuk pecinta PSM saja, tetapi juga untuk mantan para pemain PSM Makassar yang sampai saat ini masih berdomisili di kota Daeng. Selain itu, tim ini juga dibentuk sebagai wadah silaturahmi antar sesama pecinta PSM.

Menurut keterangan Daeng Uki, kehadiran mereka di dalam Tim 12 semata-mata sebagai bentuk terima kasih kepada Munafri, karena telah menjadi figur yang mengakomodir kegemaran mereka dalam olahraga sepakbola.

Selain itu, Daeng Uki juga menegaskan bahwa kehadiran mereka dalam tim ini hanya membawa nama pribadi, bukan atas nama kelompok supporter tertentu. Ia mengaku dukungan tersebut lahir dari diri pribadi, bukan atas permintaan dan tendensi orang lain.

Sehingga ia menegaskan, tidak ada tekanan tertentu kepada semua anggota Laskar Ayam Jantan untuk memilih Appi. Ia memberi kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihannya di Pilwali Makassar 2020 ini.

“Kami datang dari ketulusan pribadi. Bukan paksaan atau tendensi pihak lain. Kami juga tidak membawa nama kelompok supporter, kami hanya membawa nama perseorangan,” jelas Daeng Uki.

“Di LAJ, saya tidak menekan siapapun untuk memilih pak Appi. Kami bebaskan mereka pilih siapa saja jagoannya. Teman-teman bisa cross check ke anggota LAJ lainnya sebagai bukti,” tegas wakil ketua tim 12 tersebut.

Senada dengan Daeng Uki, Sadat juga menegaskan kehadirannya di tim 12 semata-mata sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Munafri Arifuddin yang telah rela mewakafkan dirinya membangun PSM Makassar.

Sebagai pecinta PSM, ia menyadari bahwa tidak ada hal yang bisa ia berikan kepada Munafri selain dukungan. Sebab dari sisi materi, ia mengaku tidak mampu memberikan sokongan.

“Ini ucapan terima kasih untuk pak Appi yang rela mewakafkan dirinya untuk PSM. Kami dari supporter tidak mampu dukung lewat materi, makanya kami hanya bisa membantu lewat tim ini,” jelas Sadat.

Tim 12 sendiri baru akan dideklarasikan beberapa waktu ke depan. Sebab keberadaan tim 12 sendiri belum diketahui oleh Munafri Arifuddin. Sehingga, ketua tim ini (RTQ) akan menyampaikan kepada hal ini kepada Appi terlebih dahulu. Setelah mendapat restu, barulah mereka bekerja total di lapangan.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img