SULSELEKSPRES.COM – Partai Demokrat menyebut jika manuver politik yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belakangan ini hanya merupakan sensasional dan gerakan pesanan saja.
Hal itu diungkapkan, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi menyusul adanya sikap PSI yang memberikan penghargaan ‘Kebohongan Award Awal Tahun 2019’ kepada Andi Arief, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno.
BACA:PSI Sebut Mulut Pembohong atau Penebar Hoaks Harusnya Dijejali Cabai
Didi Irawadi menilai PSI tidak berani mengkritik ke dalam pemerintahan, sehingga publik bisa beranggapan bahwa PSI sebagai partai sensasional yang merupakan pesanan.
“(PSI punya) kesempatan berbeda dari yang lain, bukan hanya berani keluar, tidak murni lagi gerakannya, seperti gerakan pesanan gitu,” kata Didi seperti dilansir Sulselekspres.com dari situs kumparan.com, Sabtu (6/1/2019).
BACA: PSI Labeli Prabowo Pembohong Terlebay, Begini Tanggapan Gerindra
Terlepas dari itu semua, Didi menyerahkan semuanya kepada publik untuk menilai. Didi juga mendoakan agar PSI bisa lolos parliamentary threshold.
“Tapi itu nggak apa-apa, biar publik yang menilai, ya semoga dapat kursi di parlemen. Nanti 17 April jawaban nya,” tutupnya.



