GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Berawal dari peristiwa pembunuhan terhadap ponakannya dua tahun lalu, Dg. Bate akhirnya membalas dendam kepada Dg. Kulle, yang diduga adalah pelaku pembunuh ponakannya.
Nyawa Dg. Kulle hilang setelah diduga diserang oleh Dg. Bate, di Puskesmas Pattallassang, Gowa. Senin (10/12/2018), siang.
BACA: Sebelum Dibunuh, FT Diduga Disodomi oleh Aso
Menurut Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga penyerangan di Puskesmas merupakan buntut dari perkelahian sebelumnya.
“Sekitar pukul 09.00 Wita, Dg Bate berangkat dari rumah menuju ke Kompleks perumahan Zarinda, setelah sampai di TKP, Ia bertemu dengan Dg Kulle dan melakukan perkelahian,” ujarnya.
BACA: Akbar Ampuh Meninggal Bunuh Diri, Orang Tua Mengaku Pasrah
Setelah perkelahian, Dg Bate kembali ke rumahnya dalam keadaan terluka. Melihat lukanya kata Shinto, pihak keluarga mengantar Dg. Bate ke Puskesmas Patallasang.
Tak dikira, Dg. Kulle yang terluka saat perkelahian, juga berada di Puskesmas. Di sanalah kata Shinto, keduanya bertemu dan terjadilah penyerangan kedua.
BACA: Rebutan Air Sawah, Kacong Tewas Ditebas Parang
“Dg Bate kembali melakukan penyerangan yang menyebabkan Dg Kulle terluka parah hingga meninggal dunia dan dievakuasi ke RS Syekh Yusuf,” kata Dia.
Hingga saat ini, Dg Bate masih dalam pengejaran setelah melarikan diri pascakejadian di Puskesmas Pattallassang.
Sementara itu, kata Shinto, kasus tersebut telah ditangani Polsek Bontomarannu guna diproses lebih lanjut.
“Situasi di TKP saat ini ada beberapa titik berkumpul keluarga korban,” Shinto memungkas.



