MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Calon Walikota Makassar 2020, Syamsu Rizal alias Deng Ical, menerima banyak keluhan dan aspirasi warga Kampung Rama.
Keluhan-keluhan tersebut ia tetima saat melakukan kampanye dialogis di Jalan Dirgantara, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakukkang, kota Makassar, Kamis (8/10/2020).
Salah satu keluhan datang dari kalangan emak-emak, ibu Lince Pare. Lince mengeluhkan tidak meratanya bantuan dari pemerintah kota Makassar, khususnya pada saat pandemi Covid-19 menyerang.
“Sudah berapa kali kami didata sama pak RT, tapi setelah pembagian bantuan kami tidak dapat,” keluh ibu Lince.
Dirinya juga mengaku bahwa ia telah mengecek langsung ke Dinas Sosial, dan namanya terdaftar sebagai penerima bantuan sembako dari pemerintah. Tetapi sampai hari ini, ia tidak kunjung menerima bantuan tersebut.
“Setelah kami mengecek langsung ke dinas sosial, saya punya nama ada terdaftar untuk menerima sembako, tapi tidak pernah dapat,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan oleh Diana. Ia juga merasa resah karena tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah. Padahal dirinya hanya seorang ibu rumah tangga.
“Bagaimana caranya kita bisa dapat bantuan dari pemerintah, karena kami ini sudah pernah datang menanyakan soal itu tapi kami disuruh pulang,” keluh Diana kepada Deng Ical.
Mendegar keluhan warga, Deng Ical berjanji permasalahan ini akan menjadi salah satu program 100 hari pasangan Dilan melalui program unifikasi data.
“Program ini untuk memantapkan seluruh data, baik orang miskin maupun pengangguran. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi orang orang yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah justru tidak dapat dan sebaliknya juga begitu,” jelas Deng Ical.



