MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, menyoroti tunggakan gaji Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang belum diselesaikan pemerintah kota Makassar.
Menurut Wahab, dua bulan tunggakan gaji dinilai tidak manusiawi. Sebab, satgas covid merupakan garda terdepan dalam mengedukasi dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat patuh protap Covid, agar Makassar bisa bebas dari jeratan pandemi.
“Saya berharap Pemkot Makassar segera membayar 2 bulan tunggakan gaji Satgas Covid. Karena bagaimanapun juga asupan gizi (Satgas) penting. Siapa yang melayani masyarakat kalau gizinya tidak bagus,” jelas ketua Komisi D DPRD Makassar tersebut.
Lebih lanjut, legislatir dari fraksi Golkar tersebut mendesak Badan Pengelola Keuangan untuk menyelesaikan hak-hak satgas. Sebab, hal tersebut dinilai bisa berimbas buruk pada penanganan Covid-19 di kota Makassar.
“Saya desak Pemkot (Badan Pengelola Keuangan) untuk segera menyelesaikan tunggakan dan hak Satgas. Apalagi data terakhir kasus Covid-19 naik lagi sampai 1,1 Rt-nya. Olehnya, hal seperti itu harus jadi konsen kita,” tegas Wahab.
Legislator senior DPRD kota Makassar itu juga meminta penyelesaian tunggakan gaji Satgas Covid-19 paling lambat pada tanggal (13/12/2020) mendatang.
Sebab, pekerjaan mereka membela negara sudah selayaknya dilayani, difasilitasi, dan dijamin oleh negara juga.
“Paling lambat bulan depan. Desember tanggal 13 harus selesai. Tidak boleh tidak selesai. Itu kewajiban negara. Dia pakai uang negara, mereka bertindak atas nama negara,” tutup Wahab.



