24 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomeMetropolisDewan Usulkan BPK Audit Kebocoran Air PDAM Makassar

Dewan Usulkan BPK Audit Kebocoran Air PDAM Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Busranuddin BT usulkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk segera audit keuangan PDAM Kota Makassar.

Busranuddin BT merupakan Ketua Panitia Khusus (Pansus) PDAM Kota Makassar. BBT sapaan akrabnya mengaku, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai kebocoran air untuk masyarakat Kota Makassar.

Menurut Ketua DPD PPP Kota Makassar ini, selain kebocoran air di PDAM, juga dianggap sebagai lahan basah untuk meraup keuntungan terselubung bagi pimpinan Direksinya sendiri.

Diketahui, Pimpinan Direksi PDAM Kota Makassar adalah Haris Yasin Limpo. Laki-laki yang akrab di sapa Nyanyang itu merupakan adik kandung mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

“Kalau di audit maka masyarakat akan ketahui dimana kebocoran air PDAM Kota Makassar. BPK harus segera melakukan audit PDAM Makassar,” tegas politisi PPP itu, saat ditemui di Kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (12/10/2018).

Baca: BBT Sebut Direksi PDAM Pilihara Kebocoran

Usulan BBT tersebut, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kewenangan BPK antara lain untuk melakukan pemeriksaan kinerja, seperti pemeriksaan kinerja adalah pemeriksaan atas pengelolaan keuangan negara yang terdiri atas pemeriksaan aspek ekonomi dan efisiensi, serta pemeriksaan aspek efektivitas.

Baca: PD Parkir Ingin Saingi PDAM Soal PAD Kota Makassar

BPK melaksanakan pemeriksaan kinerja pengelolaan keuangan negara dengan maksud untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada pada pengelolaan kegiatan entitas yang diperiksa, sehingga BPK dapat memberikan rekomendasi yang berguna untuk meningkatkan kinerja entitas.

“Disana (PDAM Kota Makassar) orang mandi uang semua, tidak ada kerjanya, yang kerja itu hanya pihak ketiga, selama ini mereka tidur nanti kalau mau terima gaji baru mereka bangun,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif
spot_img

Headline

spot_img
spot_img