SULSELEKSPRES.COM – Setelah dikabarkan mengalami koma, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, dilaporkan masih memimpin rapat partai pada Selasa (25/8) membahas langkah-langkah untuk meminimalkan kerusakan akibat terjangan angin topan yang melanda negara itu, setelah diisukan mengalami koma.
Menurut kantor berita Korea Utara, KCNA, Rabu (26/8), Kim meminta anak buahnya untuk berupaya mencegah korban angin topan dan meminimalkan kerusakan tanaman.
Kim Jong-un menginstruksikan semua rakyat untuk “menyadari pentingnya pekerjaan untuk mencegah kerusakan akibat topan dan metode untuk melawan krisis, dan menyerukan kepada semua bidang ekonomi nasional untuk mengambil tindakan cepat guna mencegah kerusakan akibat topan”.
Dilansir dari kantor berita Korea Selatan, Yonhap News Agency, dalam pertemuan itu juga dibahas beberapa “cacat” dan “kekurangan” dalam langkah-langkah anti-epidemi yang sedang berlangsung di Korea Utara, meskipun tidak merinci detailnya.
“Secara serius, pertemuan itu menilai beberapa cacat dalam pekerjaan darurat anti-epidemi negara untuk memeriksa masuknya virus (corona) ganas itu, dan mempelajari langkah-langkah untuk segera mengatasi kekurangan tersebut,” demikian isi laporan KCNA.
Sebelumnya, Seorang diplomat Korea Selatan berspekulasi bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengalami koma dan saudara perempuannya, Kim Yo Jong, siap untuk mengambil kendali negara itu.
Chang Song-min, mantan ajudan mendiang presiden Korea Selatan Kim Dae-jung, membuat klaim sensasional ke media Korea Selatan, menurut New York Post .
Chang mengatakan bahwa Kim sedang koma, “tapi hidupnya belum berakhir.”
“Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo-jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama.”
Dikabarkan the Yonhap News Agency reported dilansir dari FOX News, Senin (24/8). Tuduhan Chang muncul hanya beberapa hari setelah agen mata-mata Korea Selatan mengatakan pemimpin Korut berusia 36 tahun itu telah mendelegasikan sebagian dari kewenangannya kepada para pembantu dekatnya, termasuk adik perempuannya.



