MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar berencana bakal mengikutkan sebelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang rencananya akan dilangsungkan pada Juni mendatang.
Namun, untuk bisa merealisasikan hal tersebut pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar masih menunggu persetujuan dari wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. Karena, menurutnya hal itu harus ada Surat Keputusan dari wali kota.
“Rencananya begitu, hanya saja harus menunggu keputusan dari Wali Kota,” kata, Kepala Disdik Makassar, Abd Rahman Bando, Rabu (27/2/2019).
Rahman menjelaskan bahwa sebelas sekolah tersebut merupakan regrouping dari 47 sekolah dasar yang ada di Kota Makassar. Sehingga, harus dipelajari lebih jauh lagi.
Namun, sebelum mengajukan hal itu kepada wali kota pihaknya masih akan mengkaji terkait administrasi dari sekolah SMP tersebut. Sementara, di antara sekolah regrouping ini sudah ada yang menerima paket anggaran swakelola yang dari bersumber dana alokasi khusus (DAK).
Olehnya itu, pihaknya masih akan membereskan hal itu dan berkoordinasi dengan bagian hukum Pemerintah Kota Makassar. Agar, administrasi sekolah regrouping bisa jelas. Baru kemudian diserahkan ke wali kota.
“Setelah itu baru diserahkan ke wali kota untuk ditetapkan sebagai surat keputusan,” jelasnya.
Sebelas sekolah baru tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kota Makassar. Gagasan regrouping 47 SD dari total 363 SD Negeri/Inpres di Makassar karena melihat jumlah SD yang tidak sebanding dengan SMP yang totalnya hanya 45 berstatus SMP negeri.



