MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Hari Ahad setiap pekannya merupakan waktu luang Dokter Spesialis Anak dr Bob Wahyudin libur praktek. Hari Ahad biasanya dimanfaatkan mengisi waktu luang bersama keluarga.
Namun, hal ini berbeda dengan dr Bob Wahyudin. Dokter Andalan, begitu jargon disematkan dr Bob Wahyudin, libur praktek dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengisi kegiatan-kegiatan amal.
Seperti halnya yang dilakukan di Kampung Tidung Kelurahan Mapala Kecamatan Rappocini, hari Ahad 2 September 2018 siang tadi. Puluhan emak-emak memenuhi daftar antrian pemeriksaan dan pengobatan gratis. Warga Tidung ini turut memeriksakan kesehatan anak di kampung tersebut.
Yayasan Informasi dan Edukasi Kesehatan Anak (YIDEKA) bersama dr Bob Wahyudin SpA(K), dan dibantu perawat dan apoteker menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis.
Kegiatan amal ini disambut gembira warga setempat. Alasannya, menurut ketua RW 004 Kelurahan Mapala Kecamatan Rappocini, Makassar, Armanto SH, dr Bob Wahyudin merupakan salahsatu dokter terpercaya ilmu dan cara pemeriksaannya yang cepat sembuhkan penyakit anak.
“dr Bob ini kalau mau periksa ke tempat prakteknya, mesti siap-siap mengantri. Karena pasiennya banyak. Ini bukti bahwa dr Bob Wahyudin adalah dokter pavorit. Kegiatan hari ini kesempatan warga setempat bagi yang mau periksakan anaknya, semuanya gratis,” kata Armanto.
Armanto juga memberikan apresiasi ke tim Dokter Andalan yang mempersiapkan segala sesuatu dengan matang dan baik.
“Penyakit yang paling sering ditemukan adalah ISPA, Inspeksi Saluran Pernafasan Atas. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh bakteri atau virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernafasan), atau bahkan paru-paru. ISPA penyakit mudah menular. Seseorang terkena ISPA ketika menghirup udara dipenuhi virus atau bakteri. Virus atau bakteri ini dikeluarkan oleh penderita infeksi saluran pernapasan melalui bersin atau ketika batuk,” kata dr Bob Wahyudi, disela-sela kegiatan.
Dr Bob menyarankan, untuk menghindari penyebaran virus maupun bakteri, sebaiknya mencuci tangan secara teratur, terutama setelah Anda melakukan aktivitas di tempat umum.
“Wawancara medis dengan pasien, ditemui ragam penyakit pada anak. Ada batuk, pilek, demam, penyakit kulit dll. Dan ada beberapa pasien, saya ajak ke tempat praktek saya untuk pemeriksaan lebih lanjut, misalnya pemeriksaan hormon. Karena keterbatasan alat di lokasi baksos, jadi saya ajak anak tersebut ke klinik,” kata dr Bob Wahyudin.
Koordinator Tim Dokter Andalan, Irma Aryani Rasyid menuturkan, Dokter Andalan akan merilis program Sadar Kesehatan Lorong to Lorong dan Kampung to Kampung. Hal ini sebagai landasan untuk ikut berpartisipasi program pemerintah meningkatkan Makassar Sadar Kesehatan.
“Tim Dokter Andalan ini terdiri mayoritas insan kesehatan ikut terpanggil sebagai orang bergelut di dunia medis. Setiap orang akan berpartisipasi dengan kemampuannya masing-masing, seperti kami ini, ikut berpartisipasi dalam bidang kesehatan,” kata Irma.






