SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dikabarkan batal melakukan proses naturalisasi terhadap dua pemain asing.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto. Hanya soal identitas pemain asing yanh ditolak itu, Gatot masih merahasiakannya.
Pemain tersebut kata dia, merupakan bagian dari enam pemain yang mengajukan naturalisasi melalui rekomendasi PSSI.
“Ada pemain dari Sriwijaya FC, Kalteng Putra, Barito Putra, Madura United, PSM itu Marc Klok yang kemarin ya, dan [Otavio] Dutra. Prosesnya sudah masuk di Kemenpora, dan setelah kami sampaikan ke Kumham, ada dua [pemain] yang ditolak [proses naturalisasinya], klubnya juga sudah tahu,” ucap Gatot dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (25/7/2019).
Seperti diketahui, pemain PSM Makassar asal Belanda Marc Antonhy Klok dan Pelatih Timnas Indonesia, Simon Mcmenemy kemarin baru saja menyambangi Gatot. mereka membahas proses proses naturalisasi Klok yang saat ini tengah dipercepat.
Gatot menjelaskan dalam naturalisasi pemain, setelah pengajuan berdasarkan rekomendasi PSSI ke Kemenpora, ada beberapa filter yang harus dilalui. Filter pertama, tim hukum Kemenpora akan menelaah lebih jauh sambil berkoordinasi dengan pihak Kemenkumham.
“Jadi tidak otomatis semua pengajuan naturalisasi bisa diangkut ke presiden terus ke DPR. Selama tidak ada pengajuan, kami tidak akan mempertimbangkan karena prosedurnya lewat klub dan federasi,” ujar Gatot.
Kemenpora, lanjut Gatot, saat ini cukup ketat dalam mengurus naturalisasi pemain, khususnya menyangkut soal umur pemain. Meski tidak ada aturan soal pembatasan, pertanyaan soal umur selalu menjadi yang ditanyakan saat tahap sidang di DPR-RI.
Kemenpora juga belum berencana untuk membuat aturan jelas soal syarat-syarat tambahan seorang pemain untuk dinaturalisasi demi kepentingan Timnas Indonesia.
“Kami harus ingat jangan sampai ada kecenderungan naturaliasasi umur di atas 30 tahun. Dutra itu terselamatkan karena ada urgensinya untuk timnas. Ia beruntung karena didukung dan didampingi Simon [McMenemy],” ucap Gatot.



