WATAMPONE, SULSELEKSPRES.COM – Bupati Bone HA. Fahsar M Padjalangi melakukan ground breaking atau pemasangan pondasi tiang pancang pada pembangunan jembatan Sungai Watu, Senin (13/7/2020).
Jembatan Sungai Watu letaknya melintasi Sungai di Desa Watu, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone.
Pembangunan Jembatan Sungai Watu bakal menelan anggaran senilai Rp 10, 4 Miliar dengan panjang jembatan 80 meter dan lebar 5 meter.
Sebelumnya jembatan itu hanya berbahan kayu yang menyanggah bahu jembatan.
Dalam sambutannya, Bupati Bone HA Fashar menceritakan awal kronologi Jembatan Watu dibangun.
“Jembatan ini dibangun pada era Gubernur HZB Palallaguna dan Bupati A Muhammad Amier, waktu itu saya masih Sekcam dengan anggaran pembangunan dari provinsi,” katanya.
Bupati Bone dua periode ini menegaskan PT Bersama Bangun Indonesia Mandiri sebagai pelaksana proyek melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya.
“Pembangunan Jembatan Sungai Watu betul betul kualitasnya harus diperhatikan karena kita mau lihat jembatan ini sampai anak cucu kita nikmati,” tegas A Fahsar.
Pasalnya, akses Jembatan Watu sangat penting sebagai akses masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya.
Hal itu membuat dirinya senantiasa berjuang untuk mencarikan anggaran Jembatan Watu untuk diganti total. Tidak lagi memperbaiki setiap tahunnya.
Apalagi menurutnya, saat ini era pandemi semakin membuat sulit pemerintah daerah di mana banyak pembangunan proyek dibatalkan lantaran anggarannya ditarik.
“Di era pandemi ini banyak anggaran ditarik baik anggaran pusat dan provinsi. Tetapi saya meminta kepada Bapak Gubernur Sulsel beberapa kali menghadap asal jangan anggaran Jembatan Watu ditarik.
“Alhamdulillah Bapak Gubernur Prof Dr Nurdin Abdullah menyanggupi dengan memberikan anggaran Rp10 miliar,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bone H. Askar menyebutkan estimasi pengerjaan Jembatan Sungai dengan waktu 180 hari.
“Kita targetkan pada
9 Desember 2020 Jembatan Sungai Watu sudah selesai pengerjaannya dan beberapa bulan. Dimana Jembatan ini selalu masuk dalam usulan masyarakat ketika Musrenbang membuat kami juga menganggarkan pemeliharaannya, namun demikian alhamdulillah kita patut bersyukur di masa Bapak Bupati Dr H A Fahsar M Padjalangi dan Wakilnya H Ambo Dalle kita bisa melakukan perbaikan total,” sebut H Askar kepada sulselekspress.com. Senin, (13/07).
Diketahui, Jembatan ini penghubung 27 desa di Kecamatan Cenrana. Akses utama ke Pusat Kota Watampone. Bahkan warga dari Kabupaten Wajo sering melalui jembatan ini untuk ke Watampone atau ke Makassar.



