23 C
Makassar
Friday, February 20, 2026
HomeHukrimGubernur Sulsel Besuk Mahasiswa Korban Tertabrak Kendaraan Taktis Polri

Gubernur Sulsel Besuk Mahasiswa Korban Tertabrak Kendaraan Taktis Polri

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COMĀ – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA) mengunjungi Dicky Wahyudi seorang mahasiswa pengunjuk rasa yang dirawat di RS Ibnu Sina Makassar, Minggu (29/9/2019). Nurdin ditemani oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe dan Pj Wali Kota Makassar, M. Iqbal Suhaeb.

Dicky Wahyudi, mahasiswa semester tiga Fakultas Hukum, Universitas Bosowa (Unibos). Informasi yang dihimpun dan berdasarkan video yaang beredar, ia tertabrak kendaraan jenis barracuda saat hendak membubarkan diri dari lokasi aksi mahasiswa, Jumat (27/9/2019) malam. Aparat kepolisian berusaha membubarkan dengan mengeluarkan gas air mata dan mahasiswa pun berhamburan. Dicky berlari di tengah jalanan kemudian tertabrak.

Nurdin Abdullah menyatakan bahwa kedatanganya bersama Kapolda dan Pj Wali Kota merupakan bentuk keprihatinan.

“Ini wujud keprihatinan kita kepada anak-anak kita yang mengalami cedera,” kata Nurdin.

Nurdin juga membeberkan bahwa Dicky adalah tulang punggung keluarga. Dan orang tuanya juga baru saja meninggal.

“Orang tuanya juga baru meninggal, jadi dia anak tunggal. Tadi diberi semangat oleh Pak Kapolda. Pak Kapolda sudah menyatakan menjadikan anak itu menjadi angkat Pak Kapolda,” sebut Nurdin Abdullah.

Demikian juga dengan segala biaya rumah sakit dan sebagainya akan ditanggung.

“Pak Kapolda sudah janji, tadi bukan hanya menyelesaikan studi tapi sampai dia bekerja, supaya bisa membantu ekonomi keluarga,” ungkpanya.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menyampaikan bahwa rasa tanggung jawabnya dan juga karena dicky adalah harapan keluarga.

“Mulai hari ini saya angkat menjadi anak angkat saya, sampai saya meninggal itu menjadi anak angkat saya,” ucapnya.

Adapun sopir baracudda ungkap Guntur Laupe tetap akan diproses. Saat ini telah ditangani oleh Propam Polda Sulsel.

“Itu tetap diproses, makanya Propam sudah menangani bersangkutan dan sudah diperiksa, dalam waktu dekat akan kita sidangkan yang bersangkutan, sopirnya,” jelasnya.

Ismail

spot_img

Headline

spot_img
spot_img