30 C
Makassar
Saturday, April 4, 2026
HomeRagamHal yang Perlu Dilakukan Jika Tinggal Bersama Pasien Covid-19

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Tinggal Bersama Pasien Covid-19

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Indonesia terus melakuakn upaya pencegahan penularan Covid-19. Terutama saat libur lebaran idulfitri, termasuk mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan Prokes Covid-19, yakni Mencuci Tangan, memakai masker, dan Menjaga Jarak.

Dari data Satgas Covid-19, Perkembangan peta zonasi risiko per 2 Mei 2021 menunjukkan tren perkembangan yang cukup baik. Dimana jumlah kabupaten/kota di zona merah (risiko tinggi) menurun dari 19 menjadi 14 kabupaten/kota. Hal yang sama juga terjadi di zona oranye (risiko sedang) dari 340 menjadi 318 kabupaten/kota.

Namun jumlah kabupaten/kota di zona kuning (rendah) mengalami kenaikan sebanyak 27 kabupaten/kota, dari 146 menjadi 173 kabupaten/kota. Meskipun zona kuning dengan tingkatan risiko rendah, Satgas Penanganan COVID-19 meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mengantisipasi karena ini menjadi sebuah peringatan.

Namun, bagaimana jika salah satu dari keluarga kita terserang virus ini dan harus melakukan isolasi mandiri?

Beberapa orang juga harus melakukan isolasi mandiri tanpa gejala atau dengan gejala ringan yang masih bisa ditangani di rumah. Nah, melansir laman Public Health England, berikut ini hal yang harus diperhatikan jika tinggal serumah dengan pasien COVID-19, via halodoc.com yaitu:

  • Sering Mencuci Tangan

Pastikan kamu rutin mencuci tangan, terutama sebelum makan atau sebelum menyentuh wajahmu. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Hal ini juga wajib dilakukan saat kamu telah bersentuhan dengan pasien atau dengan barang-barang yang disentuh oleh pasien. Jika memungkinkan, hindari menyentuh mereka dan barang-barang terdekat mereka.

  • Pastikan Rumah Memiliki Ventilasi yang Baik

Biarkan jendela terbuka sesering mungkin, demi sirkulasi udara yang lebih baik.

  • Selalu Gunakan Masker Wajah

Jika kamu memiliki masker wajah, maka disarankan untuk menggunakannya saat berada di ruangan yang sama dengan pasien. Apabila masker menjadi basah atau kotor akibat air liur, masker harus segera diganti. Buang masker ke tempat sampah segera setelah melepasnya.

  • Jangan Membiarkan Tamu Masuk

Hanya mereka yang tinggal di rumah kamu yang boleh tinggal. Jangan mengundang atau mengizinkan pengunjung (seperti teman dan keluarga besar) untuk masuk. Jika mendesak untuk berbicara dengan seseorang yang bukan penghuni rumah, lakukan komunikasi melalui telepon.

  • Pastikan Individu yang Berisiko Tinggi Menghindari Kontak dengan Pasien

Siapa pun yang berada pada peningkatan risiko penyakit parah tidak boleh merawat pasien atau melakukan kontak dekat dengan mereka. Ini termasuk penghuni rumah yang memiliki penyakit kronis atau yang mungkin memiliki sistem kekebalan yang lemah karena perawatan atau pengobatan, seperti bayi, mereka yang berusia di atas 65 tahun, dan wanita hamil.

Jika kontak tidak dapat dihindari oleh orang-orang ini, maka kamu harus mencari akomodasi alternatif, misalnya meminta mereka untuk tinggal di rumah saudara atau kerabat yang seluruh penghuninya sehat.

  • Hindari Menggunakan Barang yang Sama

Kamu tidak boleh berbagi piring, gelas minum, sendok, garpu, handuk, tempat tidur, atau barang-barang lainnya dengan seseorang yang sedang menjalani isolasi mandiri. Kamu bisa menggunakannya setelah barang-barang ini sudah dibersihkan secara menyeluruh.

  • Gunakan Kamar Mandi Berbeda

Jika memungkinkan, orang yang tengah menjalani isolasi mandiri akibat infeksi COVID-19, mereka harus memiliki toilet dan kamar mandi khusus mereka sendiri. Jika kamar mandi terpisah tidak tersedia, pertimbangan untuk menyusun jatah penggunaan kamar mandi serta toilet. Pastikan semua benda selalu dibersihkan setelah digunakan oleh pasien.

  • Bersihkan Rumah dengan Saksama

Bersihkan semua permukaan benda dan berikan perhatian khusus pada permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, perlengkapan kamar mandi, toilet dan pegangan toilet, meja samping tempat tidur, telepon, keyboard dan tablet, setiap hari dengan produk pembersih rumah tangga. Gunakan handuk dapur untuk menghilangkan darah, cairan tubuh yang terlihat atau sekresi seperti air liur sebelum membersihkan permukaan.

Jika kamu tidak memiliki produk pembersih rumah tangga yang cocok, kamu dapat menggunakan larutan pemutih untuk membersihkan permukaan benda. Untuk membuat larutan pemutih di rumah, tambahkan satu sendok makan pemutih rumah tangga ke satu liter air yang akan digunakan untuk membersihkan. Usahakan juga selalu mengenakan sarung tangan sekali pakai dan idealnya celemek plastik saat membersihkan permukaan, pakaian atau tempat tidur. Cuci tangan setelah melepas sarung tangan dan celemek.

  • Cuci Pakaian dengan Air Hangat

Saat hendak mencuci, maka cucilah semua cucian pada suhu tertinggi yang kompatibel untuk kain menggunakan deterjen cucian. Biasanya air harus di atas 60 derajat Celcius. Gunakan sarung tangan sekali pakai dan celemek plastik saat menangani pakaian kotor jika mungkin dan bersihkan semua permukaan dan area di sekitar mesin cuci.

  • Pisahkan Sampah

Semua limbah yang telah bersentuhan dengan individu, termasuk tisu bekas, dan masker jika digunakan, harus dimasukkan ke dalam kantong sampah plastik dan diikat kencang. Kantong plastik harus ditempatkan di kantong sampah kedua dan diikat. Jangan membuangnya atau mengeluarkannya sampai kamu yakin bahwa pasien sudah benar-benar sembuh.

 

 

spot_img

Headline

spot_img
spot_img