28 C
Makassar
Monday, February 16, 2026
HomeEkbisHarper Perintis Pimpin IHGMA Dalam Rapat Koordinasi Dengan Kemenparekraf

Harper Perintis Pimpin IHGMA Dalam Rapat Koordinasi Dengan Kemenparekraf

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – General Manager Harper Perintis, I Gede Arya Pering Arimbawa, memimpin para General Manager Hotel di seluruh Indonesia yang tergabung dalam IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association), dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Koordinasi ini dilakukan melalui Video Conference dengan yang ditanggapi langsung oleh Menteri Parekraf, Whisnutama dan wakil menteri, Angela Tanoesoedibjo, untuk membahas situasi terkini pariwisata, khususnya perhotelan, terkait pandemic Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia.

Dalam Vidcon tersebut, Arya Pering Arimbawa didampingi wakil ketua IHGMA, Ramia Adnyana, menyampaikan kepada berbagai kendala yang dialami dunia perhotelan akibat dampak Covid-19 kepada Kemenparekraf.

Kondisi Perhotelan di seluruh Indonesia saat ini terancam tutup operasional dan bisa berakibat kepada hancurnya kondisi keuangan perusahaan dalam membayar kewajiban tetap, termasuk kewajiban cicilan ke Perbankan dan pembayaran gaji karyawan.

Dengan begitu IHGMA meminta agar pihak kementerian bisa memberikan keringanan dan dukungan kepada perhotelan terkait pembayaran pajak, air, dan berbagai beban lainnya, sampai pada kondisi normal kembali.

“Harapannya agar pemerintah memberikan dukungan kepada perusahaan dalam bentuk dalam bentuk Tax Holiday PPH21, 22, 25, Pb1, pajak reklame, dan penundaan PBB,” ujar Arya Pening.

“Penundaan pembayaran listrik, air, sampai kondisi bisnis normal kembali, penundaan pembayaran pinjaman bank dan bunga, memberikan kemudahan agunan atau refinance, memberikan bridging loan pinjaman jangka pendek untuk pembayaran gaji karyawan, untuk menghindari PH,” lanjutnya.

Kemudian IHGMA menyampaikan kesiapannya mendukung pemerintah dalam memerangi Covid-19 dengan menyediakan ratusan hotel yang tersebar di seluruh Indonesia untuk dijadikan akomodasi bagi team medis dan taktis, serta akomodasi bagi orang dalam pengawasan (ODP) melalui pemberian harga dasar yang sangat terjangkau.

Hal ini dimaksudkan agar tim medis maupun ODP tidak mengalami kesulitan dalam mengisolasi diri dari keluarga dan menjalankan tugas untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Seluruh aspirasi yang disampaikan IHGMA ditampung oleh Menparekraf dan Wamenparekraf, kemudian akan dipelajari dan dipertimbangkan serta didiskusikan kepada Kementerian terkait.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img