MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2019 sudah dimulai. Ajang yang dilaksanakan oleh MNCTV ini sudah menyasar beberapa kota di Indonesia.
Setelah melakukan audisi lewat metode Special Hunt di enam kota, kini audisi KDI mulai menggelar Big Audition di tiga kota besar yang ada di Indonesia.
Kota pertama Big Audition ini, adalah kota Makassar, yang digelar mulai tanggal (22/6/2019) sampai pada (23/6/2019).
Makassar sengaja dipilih karena dinilai memiliki banyak bakat dan antusias masyarakatnya yang begitu tinggi terhadap pencarian bakat ini.
Setelah Makassar, kota Medan akan menjadi tuan rumah Big Audition ini pada tanggal 29 hingga 30 Juni mendatang. Kemudian Jakarta akan menjadi tempat terakhir pada 7 hingga 8 Juli mendatang.
Perlu diketahui, metode penjurian di ajang ini sedikit berbeda dari tahun lalu. Jika tahun lalu melalui empat tahap, kini hanya akan melewati tiga tahap saja, yaitu Jupra, Jupri, dan Jurnal.
Jupra sendiri adalah Penjurian Pra Audisi, yang dilakukan pada saat peserta mengikuti tahap seleksi Special Hunt.
Jupri adalah tahap Penjurian Audisi, yang dilakukan di tiga kota besar dalam seleksi Big Audition. Bagi peserta yang lolos di tahap Jupri ini nantinya akan mengikuti seleksi lagi di kota Jakarta.
Setelah peserta lolos seleksi di Jakarta, barulah peserta masuk ke tahapan Jurnal atau Penjurian Final. Di tahap ini para peserta sudah masuk di tahap karantina.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary (Corsec) MNCTV, Fadli, saat ditemui pihak Sulselekspres.com di gedung menara Phinisi, kota Makassar, Minggu (23/6/2019) siang.
“Jadi tahapan seleksinya ada tiga mas. Ini beda dari tahun lalu. Kalau tahun lalu ada empat tahap. Jadi sekarang itu cuma Jupra (Penjurian Pra Audisi), Jupri (Penjurian Audisi), dan Jurnal (Penjurian Final),” ujar Fadli.
“Jadi Jupra itu dilakukan waktu di Special Hunt. Kalau Jupri itu yang sekarang ini. Kalau Jurnal nanti di tahap akhir,” lanjut Fadli.
Sejauh ini, pada seleksi hari pertama, dari 590-an peserta yang ikut, hanya ada lima peserta saja yang lolos ke Jakarta. Sementara untuk hasil hari kedua ini baru akan diketahui pada tengah malam ini, atau Senin dini hari.



