SULSELEKSPRES.COM – Behel gigi terbagi menjadi beberapa jenis. Hal ini dikarenakan berbeda kondisi gigi, berbeda pula metode perawatannya. Jenis behel gigi umumnya dibedakan dari materialnya.
Berikut ini adalah jenis behel gigi yang perlu Anda ketahui.
1. Behel Gigi Metal (Metal Braces/Traditional Braces)
Jenis behel gigi yang satu ini adalah yang paling umum digunakan.
Terbuat dari bahan logam (metal) anti karat, behel ‘tradisional’ ini terdiri dari beberapa buah bracket yang dipasang melintang di sepanjang gigi. Bracket berfungsi untuk menyangga kawat yang bertugas untuk menarik gigi hingga berada di posisi yang seharusnya.
Selain biaya pemasangannya yang relatif terjangkau, bracket yang bisa diganti warna karetnya sesuai selera menjadi alasan mengapa hingga saat ini jenis behel gigi metal selalu diminati.
2. Behel Gigi Keramik (Ceramic Braces)
Jenis behel gigi selanjutnya adalah behel gigi keramik.
Behel gigi keramik atau disebut juga behel estetis memiliki mekanisme kerja yang sama seperti behel metal. Bedanya, behel gigi keramik memiliki bracket yang warnanya menyerupai warna gigi.
Selain itu, kawat gigi keramik (ceramic braces) memiliki bentuk yang lebih stylish ketimbang behel gigi metal. Behel gigi ini cocok untuk Anda yang ingin tetap terlihat trendy saat menggunakan behel. Sayangnya, jenis behel ini lebih rentan untuk mengalami kerusakan daripada behel tradisional.
3. Behel Gigi Lingual
Behel gigi lingual adalah jenis behel gigi materialnya sama seperti behel gigi metal. Behel gigi ini dipasang pada bagian belakang gigi. Bentuk dan struktur behel disesuaikan dengan kondisi bagian belakang gigi yang tidak beraturan.
Peletakannya yang berada di belakang gigi menjadikan behel gigi lingual cocok untuk Anda yang ingin menggunakan behel namun tidak ingin terlihat. Akan tetapi, perawatan behel gigi lingual menjadi lebih sulit, pun tidak semua kondisi gigi bisa diatasi dengan behel lingual ini.
4. Behel Gigi Damon (Self-Ligating Braces)
Jenis behel gigi damon atau self-ligating braces dilengkapi dengan klip yang fungsinya untuk mengikat atau mengunci posisi behel pada gigi.
Behel gigi damon memiliki efektivitas yang lebih baik ketimbang behel gigi tradisional. Selain itu, behel gigi yang terbuat dari material metal dan keramik tersebut tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan kontrol sesering behel gigi metal.
5. Retainer
Ketika behel gigi sudah bisa dilepas, Anda masih harus tetap menggunakan sebuah alat bernama retainer selama beberapa waktu.
Retainer adalah alat khusus yang fungsinya untuk menjaga agar gigi tetap pada posisinya pasca behel dilepas. Tidak menggunakan retainer setelah lepas behel dikhawatirkan akan membuat posisi gigi kembali berantakan. Selain itu, fungsi retainer adalah untuk mencegah gigi gingsul.
Retainer sifatnya pasang lepas. Untuk di awal, Anda hanya boleh melepas retainer saat makan namun setelahnya retainer dipakai hanya saat tidur di malam hari.
Mengapa Harus Pasang Behel Gigi?
Memiliki bentuk dan struktur gigi yang rapi tak hanya soal estetika dan menambah kepercayaan diri. Lebih dari itu, bentuk dan struktur gigi yang ideal membantu gigi untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yakni mengunyah makanan. Bahkan, struktur gigi memengaruhi kemampuan bicara seseorang, lho.
Hal inilah yang bisa dijadikan alasan mengapa Anda harus memasang behel gigi jika memiliki bentuk dan struktur gigi yang kurang ideal. Pastikan saja Anda ditangani oleh dokter spesialis gigi atau ortodontis yang terpercaya kompetensinya.
Prosedur Pemasangan Behel Gigi
Lantas, bagaimana prosedur pemasangan behel gigi dilakukan? Secara garis besar, tahapan pemasangan behel gigi meliputi:
Pemeriksaan gigi oleh dokter gigi (ortodontis)
Penentuan jenis behel gigi yang sesuai dengan kondisi gigi pasien
Pemasangan behel gigi
Perawatan behel gigi secara berkala
Pelepasan behel gigi
Perawatan gigi pasca lepas behel gigi
Lamanya terapi behel gigi berbeda-beda tiap orangnya, tergantung dari tingkat keparahan kondisi gigi. Pun demikian dengan durasi perawatan pasca behel dilepas. Pastikan Anda selalu mematuhi aturan dari dokter selama menggunakan behel dan setelah melepasnya secara permanen.
Cara Merawat Behel Gigi
Merawat behel gigi juga wajib dilakukan. Hal ini agar behel gigi yang Anda pakai tetap berfungsi dengan baik sehingga apa yang menjadi tujuan pemasangan behel berjalan lancar.
Berikut adalah cara merawat behel gigi:
Rajin menggosok gigi
Rajin berkumur dengan air garam atau larutan pembersih mulut
Mengganti behel gigi secara berkala
Menghindari minuman bersoda
Cara Merapikan Gigi tanpa Behel
Anda mungkin bertanya-tanya, apakah ada cara merapikan gigi tanpa behel? Jawabannya, ada.
Adalah Invisalign, yaitu sebuah alat yang memiliki bentuk layaknya cetakan gigi dengan warna yang transparan.
Invisalign berfungsi untuk menggerakkan gigi ke posisi yang diinginkan. Tidak seperti behel atau kawat gigi pada umumnya, invisalign dapat dilepas dan dipasang kembali pada saat-saat tertentu (misalnya saat makan, menyikat gigi, dan tidur)
Akan tetapi, biaya yang dikeluarkan untuk menggunakan invisalign lebih mahal dari behel biasa. Selain karena fleksibilitasnya, invisalign harus diganti setiap 2 minggu sekali. Selain itu invisalign hanya bisa digunakan oleh orang dewasa dan remaja.(Sumber: DokterSehat)



