24 C
Makassar
Friday, February 13, 2026
HomeMetropolisJusuf Kalla: Aksi Teror Tidak Pernah Dirancang dari Masjid

Jusuf Kalla: Aksi Teror Tidak Pernah Dirancang dari Masjid

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyatakan, masjid tidak pernah dijadikan sebagai tempat merencanakan dan merancang aksi terror.

Menurut JK berdasarkan hasil pemeriksaan aksi terror yang terjadi di tanah air selalu terungkap aksi mereka dirancang dan direncanakan dari rumah kontrakan.

Termasuk aksi bom bunuh diri yang terjadi baru-baru ini di gereja katedral Makassar, dirancang dari rumah kontrakan di dekat rumah ibu pelaku. Tidak dijadikannya masjid sebagai tempat perencanaan dan perancangan aksi terror karena sifat masjid yang terbuka dan tidak dibatasi oleh kelompok tertentu.

JK memberi contoh jika masjid dibangun oleh Muhammadiyah, maka NU diperbolehkan untuk melakukan ibadah di masjid tersebut.

“Masjid itu sifatnya terbuka, tidak dibatasi oleh kelompok. Meskpiun itu dibangun oleh orang muhammadiyah, orang NU boleh sholat di situ” ujar JK, Kamis (1/4/2021).

JK juga menghimbau agar pengurus majid waspada apabila ada perkumpulan jamaah yang terdiri dari 4-5 orang, melakukan kajian dengan suara yang perlahan, JK meminta pengurus Masjid untuk menegur kegiatan tersebut, dikhawatirkan sedang melakukan kajian tentang radikalisme.

“Hati-hati kalau ada di masjid kelompok-kelompok terdiri dari 4-5 orang dan kemudian ada gurunya, kajian sambil berbisik-bisik, pengurus masjid harus tegur itu, jangan sampai mereka sedang kajian radikalisme”pesannya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img