SULSELEKSPRES.COM – Kecurigaan sejumlah pihak akan dugaan kasus penyimpangan dana kemah dan apel pemuda Islam pada 2017 lalu yang menyeret nama Dahnil Anzar Simanjuntak, sekaitan dengan Pilpres 2019, ditepis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Imam Nahrawi mengatakan, Dahnil selaku Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah pernah menyampaikan terhadap dirinya soal isu ini. Dimana isu tersebut nampaknya sengaja dihembuskan menjelang Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang sedianya digelar pada tanggal 25-28 November 2018 di Yogyakarta.
Baca: Fahri Hamzah Soal Kasus Dahnil Anzar: Kebenaran Harus Diungkap
“Silakan tanya ke Pak Dahnil. Pak Dahnil sudah membuka file pada saya memang menjelang muktamar ada anggota Muhammadiyah, ada yang didorong pihak lain,” kata Imam saat ditemui di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (25/11/2018) dilansir dari Detikcom.
Imam juga telah meminta Dahnil untuk mencari pihak-pihak yang telah melaporkan kasus ini. Sebab ia ingin agar modus dari pelaporan ini segera dibongkar dan tak merusak persaudaraan yang telah dibangunnya dengan menggelar kemah pemuda tersebut.
Baca: Dahnil Anzar, Jubir Prabowo Sebut Pelanggar HAM Setir Pemerintahan Jokowi
“Saya minta ke mas Dahnil tolong bongkar mas, cari tahu siapa pelapornya, biar tau modusnya, karena jangan sampai merusak ukhuwah dan jangan sampai merusak sedikitpun sesuatu yang bersejarah,” tegasnya.
Jika benar motifnya karena masalah internal, Imam masih belum memahami mengapa persoalan ini harus dibesar-besarkan seperti ini.
“Yang penting cari pelapornya dulu, motifnya apa. Kalau motifnya internal kenapa dibesarkan sampai sekarang,” pungkasnya.
Kecurigaan kasus ini sekaitan dengan Pilpres lantaran Dahnil merupakan bagian dari tim pemenangam Prabowo-Sandi.
Baca: Fahri Hamzah Minta Presiden Jokowi Usulkan Game Of Thrones Disiarkan di TV Indonesia
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah sebelumnya ikut bereaksi atas pemeriksaan Dahnil. Fahri juga seolah ikut mencurigai kalau kasus ini sifatnua politis.
Fahri mengatakan, negara dalam hal ini aparat kepolisian tidak selalu benar. Untuk itu, kebenaran harus diungkap.
“Kita bantu beliau menjelaskan apa yg terjadi….negara tidak selalu benar..negara tidak harus menang…kebenaran harus diungkap apa adanya…,” kata Fahri Hamzah melalui akun media sosial Twitternya, (24/11/2018).
Kita bantu beliau menjelaskan apa yg terjadi….negara tidak selalu benar..negara tidak harus menang…kebenaran harus diungkap apa adanya… https://t.co/k7W0DUo4NG
— #2020ArahBaru (@Fahrihamzah) November 24, 2018
Pihak kepolisian sebelumnya menyebut kalau Dahnil telah mengembalikan duit Rp 2 miliar kepada Kemenpora.



