SULSELEKSPRES.COM – Kasus wabah virus corona di Singapura mengalami peningkatan. Pemerintah juga telah menaikkan level siaga.
Alhasil, warga Singapura panik dan memborong barang-barang keperluan dasar di supermarket dan toko-toko kelontong hingga rak-rak banyak yang kosong.
Dikutip AFP dan detiknews, Sabtu (8/2/2020), banyak warga berbondong-dong membeli keperluan dasar seperti beras, mie dan tisu toilet. Gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan rak-rak kosong di sejumlah toko dan supermarket, troli belanjaan yang dipenuhi barang-barang dan antrean panjang di kasir-kasir.
“Saya khawatir jika mereka semakin meningkatkan level siaga, kami tidak akan bisa keluar,” kata seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun, yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada AFP setelah meninggalkan toko kelontong.
Pemerintah Singapura pun mendesak masyarakat untuk tenang. Menteri Perdagangan Chan Chun Sing mengatakan tidak perlu terburu-buru untuk membeli pasokan penting.
“Tidak ada risiko kita kekurangan makanan penting atau barang-barang rumah tangga,” tulisnya di Facebook.



