PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Sebagai Kota Santri, Kota Ulama dan Kota Religius, Dana Insentif Daerah (DID) sebagai reward yang diterima Pemerintah Kota Parepare atas inovasi pelayanan publik yang masuk 12 terbaik nasional, akan dialokasikan untuk membangun masjid terapung.
Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe mengatakan, selain sebagai upaya dalam menyelaraskan identitas kota Parepare sebagai kota santri dan ulama, juga menambah spot wisata bergenre religi yang akan menjadi magnet Parepare sebagai kota tujuan.
Hal ini diungkap Taufan Pawe dalam kegiatan Penyerahan KUA-PPAS APBD tahun Anggaran 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Parepare, Kamis (05/11/2020).
“DID Rp55 miliar ini akan saya alokasikan buat spot masjid terapung senilai Rp30 miliar. Masjid ini nantinya akan menjulang 80 meter ke laut. Insyaa Allah termegah di Sulsel,” ungkapnya.
Kehadiran berbagai spot-spot di Kota Parepare lanjut Taufan, tidak hanya menjadi sumber ekonomi baru, tetapi dengan hadirnya masjid terapung yang menjulang 80 meter ke laut ini akan menjadi masjid termegah di Sulawesi Selatan.
“Jadi, kami Pemerintah Kota, memohon dukungannya dari semua masyarakat dan terkhusus kepada Anggota Dewan agar pembangunan spot kebanggaan kita ini dapat berjalan lancar,” tutupnya.



