24 C
Makassar
Friday, February 13, 2026
HomeMetropolisKejar Target 95 Persen, Dukcapil Makassar Buka Pembuatan E-KTP di Mall Nipah

Kejar Target 95 Persen, Dukcapil Makassar Buka Pembuatan E-KTP di Mall Nipah

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Untuk mengejar target 95 persen perekaman kepada masyarakat Kota Makassar. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar akam membuka layanan perekaman dan pembuatan akta kelahiran di Mal Nipah Makassar.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Makassar, Ariaty Puspasari Abady, mengatakan bahwa pembuatan titik untuk perekaman dan pembuatan akta kelahiran di Mall Nipah tersebut merupakan upaya jemput bola Dukcapil Kota Makassar untuk mencapai target yang telah ditentukan.

BACA: Dukcapil Makassar Musnahkan 16.170 KTP Elektronik

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan lurah dan camat untuk mengajak warganya yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik jika belum memiliki.

“Target 95 persen terus kami kejar. Besok akan kami lakukan perekaman dengan jemput bola. Dan telah mengimbau kepada seluruh camat untuk mengajak warganya untuk melakukan perekaman yang belum,” katanya, saat ditemui di Hotel Sheraton, Jalan Andi Djemma, Rabu (26/12/2018).

Hal itu juga dilakukan, karena setelah libur empat hari. Kantor Dukcapil yang berada di Jalan Alauddin sangat ramai didatangi oleh warga yang melakukan pengurusan. Bahkan mencapai seribu warga dalam sehari.

BACA: Hindari Penyalahgunaan, Disdukcapil Gowa Musnahkan 10.505 Keping KTP-el

“Empat hari pelayanan kami stop, jadi hari ini padat, apalagi kebutuhan masyarakat. Kita layanai tiap hari 700 hingga 1000 orang yang kita layani,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa Mall Nipah dipilih untuk menjadi titik perekaman KTP elektronik dan pembuatan akta kelahiran lantaran memiliki ruang yang cukup besar untuk menampung warga jika jumlahnya melonjak.

“Ini juga perintah dari menteri dalam negeri yang menginstruksikan untum melakukan perekaman dengan sistem jemput bola. Nanti akan kita lihat apakah bisa langsung cetak KTP atau tidak, sesuai dengan blanko yang ada,” jelasnya.

Puspasari menjelaskan bahwa pihaknya hanya mampu membuat saru titik untuk lokasi perekaman dengan sistem jemput bola lantaran jumlah petugas yang ada di Dukcapil terbatas.

Penulis: M. Syawal
spot_img

Headline

spot_img
spot_img